Connect with us

Entertainment

Fakta Menarik Film 402 Rumah Sakit Korea dan Proses Syutingnya

Published

on

Semarang (usmnews) – Sutradara Anggy Umbara kembali merilis sebuah karya horor fenomenal pada tahun ini. Selanjutnya, proyek terbaru tersebut mengusung judul Film 402 Rumah Sakit Korea secara resmi. Tentu saja, sang sineas menggunakan pendekatan teknik found footage untuk proyek ambisius ini. Sebelumnya, sang sutradara belum pernah menerapkan teknik tersebut dalam menggarap sebuah karya layar lebar. Oleh karena itu, Anggy mengungkapkan seluruh proses kreatif bersama teknis produksi secara langsung hari ini. Sementara itu, jumpa pers tersebut berlangsung sangat meriah di CGV Grand Indonesia Jakarta.

Tantangan Teknis Syuting Film 402 Rumah Sakit Korea

Lebih lanjut, tim produksi membedah aspek teknis sejak awal masa persiapan proyek. Bahkan, mereka harus membuat perlengkapan rig kamera khusus untuk menempel pada badan aktor. Menurut Anggy, proses merancang alat penahan kamera ini memakan waktu satu tahun penuh. Awalnya, kru produksi mencoba menggunakan besi keras untuk mencetak alat bantu tersebut. Namun, material besi ternyata memiliki bobot sangat berat dan membahayakan keselamatan para aktor. Kemudian, kru segera beralih menggunakan bahan aluminium karena memiliki bobot yang lebih ringan. Sayangnya, material ini mudah penyok dan tidak kuat menahan beban perlengkapan alat syuting.

Sebagai solusinya, tim produksi memanfaatkan teknologi tiga dimensi dengan mencetak material karbon campuran. Dengan demikian, kru produksi memastikan perangkat rig tersebut sangat kuat serta cukup lentur. Selanjutnya, perangkat alat ini menyatu dengan tas punggung khusus milik pesepeda gunung. Fungsi tas tersebut berguna untuk menyimpan cadangan baterai serta perangkat pengirim sinyal video. Akibatnya, bobot total perlengkapan ini mencapai lebih dari lima kilogram pada setiap paket. Selain tantangan teknis, kru juga menghadapi kesulitan visual saat lokasi syuting sangat gelap. Sebab, konsep found footage melarang kemunculan sumber lampu syuting dalam layar hasil kamera. Padahal, pencahayaan tetap memiliki peran yang penting untuk membentuk dimensi karakter para tokoh. Oleh sebab itu, Anggy dan tim harus memutar otak merancang pencahayaan yang pas.

Di sisi lain, tim harus merekam memakai dua puluh delapan kamera secara bersamaan. Tentu hal ini membuat proses penyuntingan video Film 402 Rumah Sakit Korea sangat menantang. Akhirnya, kru menghabiskan waktu berhari-hari penuh tenaga untuk merangkai seluruh potongan hasil syuting.Pastinya, kerja keras Anggy Umbara bersama tim produksi membuahkan hasil yang sangat membanggakan. Rumah produksi MD Pictures menayangkan perdana karya horor ini dalam festival film internasional. Bahkan, festival bergengsi asal Bucheon Korea Selatan menyambut karya lokal ini dengan antusias. Para aktor muda berbakat Indonesia tampil memukau dalam Film 402 Rumah Sakit Korea ini. Misalnya, bintang muda Arbani Yasiz dan Jang Hansol turut memeriahkan deretan pemeran utama. Sebagai informasi, bioskop seluruh Indonesia segera menayangkan karya horor ini mulai sembilan Juli. Oleh karena itu, penonton pecinta horor wajib menyaksikan karya segar dari Umbara Brothers.