Nasional
BPBD Salurkan Air Bersih untuk Ribuan Warga Jonggol Terdampak Kekeringan

Semarang (usmnews) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor bergerak cepat menangani krisis air di wilayah timur. Petugas gabungan mendistribusikan air bersih untuk membantu ribuan warga Desa Jonggol yang mengalami krisis air akibat kemarau.
Langkah darurat ini menyasar kawasan pemukiman warga yang paling parah mengering akibat hilangnya pasokan air sumur. Oleh sebab itu, tim logistik mendistribusikan air bersih hingga sepuluh ribu liter agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan harian.
Dampak Musim Kemarau Mengeringkan Sumber Mata Air Warga Jonggol

Penurunan intensitas curah hujan selama beberapa pekan terakhir memicu kekeringan parah pada sumber air alami milik warga. Di samping itu, penurunan debit air tanah membuat sumur-sumur warga tidak lagi memancarkan air jernih.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani, mengonfirmasi kondisi memprihatinkan tersebut secara langsung. “Intensitas hujan yang menurun di wilayah tersebut mengakibatkan sumber mata air warga berkurang, dan warga kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih setiap harinya,” kata Adam.
Selanjutnya, krisis pasokan air ini mengganggu ritme kehidupan sehari-hari ratusan keluarga di pedesaan. Dengan demikian, bantuan pasokan darurat dari pemerintah daerah menjadi tumpuan utama seluruh warga saat ini.
Sebaran Wilayah Terdampak Bencana Kekeringan di Desa Jonggol
Bencana kekeringan ini melanda enam RT yang tersebar di Kampung Haur Kuning dan Kampung Babakan Kujang. Maka dari itu, tim BPBD langsung memetakan lokasi agar pembagian air dapat berjalan secara adil.
Total warga terdampak musibah kemarau panjang ini menembus angka 937 keluarga atau setara 3.171 jiwa. Rincian warga terdampak meliputi Kampung Haur Kuning RT 03/04 sebanyak 521 jiwa dan RT 04/04 sebanyak 589 jiwa.
Kemudian, RT 01/04 Kampung Haur Kuning mencatat 582 jiwa, sementara RT 02/04 menampung 426 jiwa terdampak. Adapun Kampung Babakan Kujang RT 01/10 mencatat 788 jiwa serta RT 02/10 mencatat 265 jiwa.
Penanganan Cepat Bantuan Pasokan Air Bersih BPBD Kabupaten Bogor
Petugas menerjunkan armada truk tangki kapasitas besar ke lokasi pemukiman warga untuk mempermudah proses penyaluran. Alhasil, warga menyambut kedatangan bantuan tangki air tersebut dengan penuh rasa syukur sambil membawa wadah penampungan.
Petugas memastikan seluruh warga di wilayah bencana mendapatkan bagian air secara proporsional. “Situasi akhir untuk saat ini air bersih sudah didistribusikan kepada masyarakat,” ujar Adam secara lega.
Pemerintah daerah berjanji akan terus memantau perkembangan situasi krisis air ini secara berkala. Akhirnya, pengiriman bantuan air siap jalan kembali jika warga masih membutuhkan pasokan tambahan ke depan.







