Nasional

Bakal Urai Macet Jakarta, Pemprov DKI Targetkan LRT Velodrome-Manggarai Rampung Agustus

Published

on

Semarang (usmnews)Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus mengebut pembangunan proyek LRT Velodrome ke Manggarai. Proyek strategis ini menjadi kunci integrasi transportasi publik di koridor timur menuju pusat Jakarta. Pemprov menargetkan waktu tempuh dari Kelapa Gading hingga Stasiun Manggarai hanya 26-27 menit.

Solusi Cepat Atasi Kemacetan

Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Chico Hakim, menegaskan efisiensi jalur ini dibandingkan kendaraan pribadi, terutama pada jam sibuk. “Penumpang menempuh perjalanan dari Kelapa Gading ke Manggarai hanya dalam 26-27 menit. Waktu ini jauh lebih cepat daripada menggunakan kendaraan pribadi,” ujar Chico kepada wartawan, Kamis (14/5/2026).

Jalur LRT ini menghubungkan kawasan Velodrome, Rawamangun, langsung ke Stasiun Manggarai yang kini berfungsi sebagai super hub transportasi. Stasiun tersebut mengintegrasikan KRL Commuter Line, kereta jarak jauh, hingga TransJakarta. Pemprov DKI memproyeksikan operasional LRT ini mampu mengangkut hingga 80.000 penumpang per hari secara bertahap.

Chico mengakui pembangunan proyek ini sempat menimbulkan kemacetan sementara di beberapa titik. Namun, ia menekankan manfaat jangka panjang proyek ini dalam mengurai kepadatan kendaraan di ruas jalan Pramuka, Pemuda, Matraman, dan kawasan sekitar Manggarai.

Progres Pembangunan di Atas 90 Persen

LRT Jakarta Fase 1B telah menyelesaikan tahap krusial, yaitu testing and commissioning pada akhir April 2026. Pengujian mencakup lintasan sepanjang 3,6 kilometer dari Velodrome hingga Pasar Pramuka untuk memastikan seluruh sistem, mulai dari persinyalan hingga kelistrikan, berjalan optimal.

Saat ini, Waskita Karya selaku kontraktor telah merampungkan lebih dari 90 persen pembangunan proyek. Gubernur DKI Jakarta, Pramono, menargetkan seluruh proses pengujian rampung tepat waktu. “Saya berharap layanan LRT beroperasi sepenuhnya pada Agustus mendatang begitu peresmian selesai,” tutur Pramono. Kehadiran LRT ini bakal meningkatkan konektivitas antarmoda sekaligus menjadi tulang punggung transportasi massal di ibu kota.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Exit mobile version