Connect with us

Business

Allo Bank Indonesia Tbk. Terus Susun Strategi untuk Mempertahankan Kinerja hingga Akhir 2024

Published

on

Allo Bank Indonesia Tbk. Terus Susun Strategi untuk Mempertahankan Kinerja hingga Akhir 2024

Baca juga berita yang lain : Business

JAKARTA (usmnews) – Bank digital milik konglomerat Chairul Tanjung, PT Allo Bank Indonesia Tbk. (BBHI), terus mengembangkan strategi untuk mempertahankan kinerjanya hingga akhir tahun 2024, terutama di tengah tekanan suku bunga tinggi. Direktur Utama Allo Bank, Indra Utoyo, menjelaskan bahwa selain meningkatkan dana pihak ketiga (DPK), bank tersebut juga mengoptimalkan fungsi intermediasi, khususnya melalui produk dan jasa berbasis digital, untuk menghasilkan dan meningkatkan laba.

“Kami menjalankan kampanye sesuai dengan semangat dan nilai-nilai kota besar ini [London],” kata Khan. Dia menambahkan, “Kami menjalankan kampanye sesuai dengan semangat dan nilai-nilai kota besar ini [London].”

Strategi perseroan melibatkan kolaborasi dengan berbagai mitra strategis, baik di dalam ekosistem CT Corpora maupun di luar. “Kami menjalin kolaborasi melalui penerapan model Open Banking guna meningkatkan nilai layanan finansial yang disediakan oleh bank agar makin mempermudah aktifitas kehidupan nasabah,” jelas Indra.

Selain itu, bank juga memanfaatkan infrastruktur phygital untuk memberikan berbagai macam keuntungan bagi nasabah. “Infrastruktur Phygital menggabungkan Aplikasi Mobile Banking Allo Bank dengan jaringan kanal fisik antara lain TransMart, Metro, Mitra Bukalapak dan Indomaret,” tambahnya.

Performa keuangan BBHI juga menunjukkan pertumbuhan yang positif. Laba bersih bank pada kuartal I/2024 naik 23,19% secara tahunan menjadi Rp111,48 miliar. Pendapatan bunga bersih (NII) meningkat 10,97% yoy menjadi Rp263,12 miliar, sedangkan margin bunga bersih (NIM) naik menjadi 8,97% pada Maret 2024.

Meskipun terjadi penurunan kredit, aset bank tetap naik 5,55% yoy menjadi Rp12,74 triliun. Namun, rasio kredit bermasalah (NPL) BBHI meningkat dari 0,05% pada Maret 2023 menjadi 0,39% pada Maret 2024.

Dalam hal pendanaan, BBHI berhasil meraih dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp5,31 triliun pada kuartal I/2024, naik 3,7% yoy. Dana murah atau current account saving account (CASA) Allo Bank juga mengalami peningkatan signifikan sebesar 60,71% yoy menjadi Rp608,08 miliar pada kuartal I/2024.

Dengan pertumbuhan yang positif dan strategi yang terus dikembangkan, Allo Bank Indonesia Tbk. optimis untuk terus memberikan layanan yang berkualitas dan memperluas jangkauan di pasar perbankan digital Indonesia.

Update terus berita terkini! Kunjungi halaman usmtv.id
Artikel mengenai Allo Bank Indonesia Tbk. Terus Susun Strategi untuk Mempertahankan Kinerja hingga Akhir 2024 dapat Anda temukan pada Business dan di tulis oleh usmnews