Connect with us

Entertainment

Mengejutkan! Pangeran Harry dan Meghan Markle Pindah ke Inggris Setelah 6 Tahun

Published

on

h3 1

Semarang (usmnews) – Pangeran Harry dan Meghan Markle pindah ke Inggris setelah enam tahun memilih berdomisili di Amerika Serikat. Keputusan dramatis dari Duke dan Duchess of Sussex ini menandai langkah besar dalam hubungan mereka dengan keluarga kerajaan Inggris, di mana pasangan tersebut bersiap memboyong kedua buah hati mereka, Pangeran Archie dan Putri Lilibet, kembali ke tanah kelahiran sang pangeran. Pasangan ini dijadwalkan akan menetap di sebuah kediaman non-kerajaan sebelum akhir bulan ini, membuka lembaran baru kehidupan keluarga mereka di Britania Raya.

Laporan awal yang dirilis oleh Daily Telegraph mengungkapkan bahwa properti baru yang akan ditempati oleh pasangan Sussex diyakini berada di area luar Kota London. Langkah ini diambil secara matang demi memberikan lingkungan yang lebih tenang bagi tumbuh kembang kedua anak mereka. Bahkan, Pangeran Archie dan Putri Lilibet dilaporkan telah terdaftar untuk mulai menghadiri sekolah lokal di Inggris pada semester baru yang dimulai pada bulan September mendatang. Keputusan strategis ini memberikan sinyal kuat bahwa kepindahan mereka bukan sekadar kunjungan singkat, melainkan sebuah komitmen jangka panjang.

Kabar mengenai rencana kepindahan ini telah disampaikan secara langsung kepada Raja Charles III. Orang nomor satu di Kerajaan Inggris tersebut diberitahu pada hari Minggu mengenai rencana kepulangan putra bungsu dan menantunya ke tanah air. Momen krusial ini terjadi menyusul pertemuan hangat dan reuni tertutup yang dilakukan oleh pasangan Sussex bersama sang Raja di Highgrove, Gloucestershire, pada bulan lalu.

Alasan Utama Pangeran Harry dan Meghan Markle Pindah ke Inggris

h2

Pertemuan emosional di Highgrove tersebut menjadi titik balik penting dalam mencairkan kebekuan hubungan yang telah berlangsung selama beberapa tahun terakhir. Raja Charles III dilaporkan menyambut sangat baik kesempatan emas untuk dapat lebih sering bertemu dan menghabiskan waktu berkualitas bersama cucu-cucunya secara pribadi. Langkah di mana Pangeran Harry dan Meghan Markle pindah ke Inggris ini dipandang sebagai bentuk komitmen bersama untuk merajut kembali tali silaturahmi keluarga yang sempat merenggang.

Meskipun demikian, kepindahan pasangan ini tidak akan mengubah status operasional maupun peran resmi mereka di lingkungan Kerajaan Inggris. Pangeran Harry dan Meghan Markle akan tetap hidup sebagai individu biasa, mengingat mereka telah secara resmi melepaskan peran serta tugas-tugas konstitusional sebagai anggota senior keluarga kerajaan sejak tahun 2020. Kepindahan ini sepenuhnya bersifat pribadi dan tidak ada kaitannya dengan pengembalian gelar atau tugas-tugas publik atas nama Mahkota Britania.

Selain Raja Charles III, Pangeran William dan Kate Middleton selaku Pangeran dan Putri Wales juga dikabarkan telah menerima pemberitahuan resmi mengenai keputusan ini. Reuni keluarga besar ini diharapkan dapat menciptakan iklim yang lebih harmonis di lingkungan internal istana, terlepas dari berbagai dinamika publik yang sempat mewarnai hubungan kedua belah pihak dalam beberapa tahun belakangan.

Rincian Rencana Kepindahan Keluarga Sussex

  • Lokasi Tempat Tinggal: Properti non-kerajaan yang terletak di kawasan luar kota London.
  • Pendidikan Anak: Pangeran Archie dan Putri Lilibet terdaftar masuk sekolah di Inggris mulai September.
  • Aset Properti Lain: Rumah utama di Montecito, California, serta properti di Portugal tetap dipertahankan.
  • Status Kerajaan: Tetap berstatus sebagai warga biasa tanpa menjalankan tugas resmi kerajaan.

Isu Keamanan Saat Pangeran Harry dan Meghan Markle Pindah ke Inggris

h1

Salah satu aspek paling krusial yang menyita perhatian publik dalam keputusan ini adalah masalah pengaturan pengawalan dan keamanan. Sebagaimana diketahui, Pangeran Harry sebelumnya sempat menegaskan kekhawatirannya terkait keselamatan keluarganya jika berada di wilayah Britania Raya tanpa perlindungan kepolisian yang memadai. Pada Mei 2025, setelah kalah dalam gugatan hukum terkait hak jaminan keamanan otomatis dari kepolisian Inggris, sang Duke bahkan sempat menyatakan ketidakmungkinannya membawa anak dan istrinya kembali.

Namun, dorongan kuat untuk melakukan rekonsiliasi tampaknya melunakkan pendirian tersebut. Dalam wawancara mendalam bersama BBC setelah putusan pengadilan kala itu, Pangeran Harry sempat mengekspresikan kerinduan mendalamnya untuk berdamai dengan sang ayah dan keluarga besar. Ia menegaskan bahwa hidup ini terlalu berharga untuk dihabiskan dalam perselisihan yang berlarut-larut. Keinginan tulus untuk memulihkan hubungan kekeluargaan inilah yang menjadi pendorong utama di balik keputusan besar saat Pangeran Harry dan Meghan Markle pindah ke Inggris.

Guna memfasilitasi kepindahan ini, pasangan Sussex memilih untuk mempertahankan fleksibilitas aset mereka di kancah internasional. Properti megah mereka di Montecito, California, yang telah menjadi rumah utama selama enam tahun terakhir, dipastikan tidak akan dijual. Begitu pula dengan kepemilikan properti di Portugal yang baru saja mereka beli untuk tujuan berlibur. Dengan skenario ini, Pangeran Harry dan Meghan Markle memiliki kebebasan untuk berpindah antara Inggris dan Amerika Serikat sesuai dengan kebutuhan pribadi maupun aktivitas profesional mereka di masa depan.

Secret Link