Connect with us

Lifestyle

Mengungkap Fakta Superfood, Khasiat dan Cara Olah Rebung Menurut Pakar UGM

Published

on

Semarang (usmnews) – Masyarakat Indonesia sejak zaman dahulu sering menjadikan bambu muda sebagai bahan masakan sehari-hari. Kini, para ahli kesehatan menetapkan bahan pangan ini sebagai makanan fungsional yang sangat bergizi. Guru Besar Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada, Prof Agung Endro Nugroho, memaparkan manfaat rebung bambu bagi tubuh manusia.

Menurutnya, bahan alami tradisional ini menyimpan dua komponen nutrisi utama berupa makronutrien dan mikronutrien penting. “Indeks glikemiknya juga relatif rendah, sehingga aman dikonsumsi penderita diabetes maupun individu obesitas,” katanya. Oleh karena itu, konsumsi bambu muda sangat baik bagi penderita masalah kadar gula darah tinggi.

​Mengupas Manfaat Rebung Bambu dan Kandungan Gizinya

​Kandungan makronutrien dalam bambu muda tergolong sangat rendah kalori dan juga rendah kandungan lemak. Sebaliknya, sayuran lezat ini memiliki kadar serat yang sangat tinggi untuk menjaga sistem pencernaan. Kombinasi hebat tersebut membantu tubuh manusia untuk menghambat penyerapan gula dan menurunkan kadar kolesterol.

Selanjutnya, kita juga bisa menemukan ragam mikronutrien penting seperti kalium, magnesium, serta vitamin C. Kandungan gizi berlimpah ini tentu memperkuat posisi bambu muda sebagai pangan fungsional yang berkualitas. Selain itu, pakar juga menemukan banyak senyawa antioksidan kuat di dalam bahan makanan tradisional ini.

​Antioksidan dalam Khasiat Bambu Muda

​Penelitian ilmiah membuktikan bahwa bahan ini mengandung senyawa fenolik dan flavonoid yang sangat melimpah. Senyawa tersebut senantiasa berperan aktif sebagai antioksidan, sementara fitosterol bekerja efektif menurunkan penumpukan kolesterol jahat. Agung juga menegaskan bahwa senyawa hebat ini berpotensi besar memberikan sifat anti inflamasi atau anti radang. Dengan demikian, kita semua bisa memetik manfaat rebung bambu secara maksimal demi menjaga kesehatan jangka panjang.

​Cara Mendapatkan Khasiat Rebung Melalui Pengolahan Tepat

​Meskipun sayuran ini memiliki segudang kebaikan, Anda wajib mengolah bambu muda dengan cara yang benar. Secara ilmiah, bahan ini masih mengandung glikosida sianogenik yang berpotensi memproduksi hidrogen sianida beracun. Namun, Anda sama sekali tidak perlu khawatir karena proses pemanasan akan memecah senyawa berbahaya tersebut.

“Dengan perebusan sekitar 10-15 menit, kemudian air rebusannya dibuang, senyawa berpotensi racun tersebut dapat dieliminasi,” tuturnya. Oleh karena itu, kita dilarang keras menyantap sayuran mentah ini sebelum merebusnya sampai benar-benar matang. Bahkan, proses perebusan yang tepat justru membuat bahan makanan fungsional ini menjadi sangat aman dikonsumsi

​Aneka Ragam Olahan Superfood Berdasarkan Tradisi Nusantara, ​masyarakat Jawa biasa memanfaatkan sayur ini sebagai bahan isian lumpia dan pelengkap sayur lodeh. Di sisi lain, Suku Rejang di Sumatra sering memasaknya menjadi menu fermentasi yang sangat otentik. Kesimpulannya, kuncinya selalu terletak pada proses pengolahan yang benar dan pemanfaatan sesuai panduan ilmu pengetahuan.