Sports
Kylian Mbappe Dukung Deschamps, Cetak Dua Gol dan Lolos Babak 16 Besar

Semarang (usmnews) – Kylian Mbappe memberikan penghormatan khusus kepada pelatih timnas Perancis setelah meraih kemenangan gemilang. Penyerang Real Madrid tersebut memborong dua gol indah saat Perancis menekuk Swedia tiga kosong. Pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 ini berlangsung di Stadion Philadelphia, Amerika Serikat. Hasil positif tersebut otomatis mengantarkan skuad berjuluk Les Bleus melaju ke babak 16 besar. Sementara itu, sang kapten kini telah mengoleksi total delapan belas gol selama karirnya. Melalui performa apik ini, media massa ramai memberitakan bagaimana Kylian Mbappe dukung Deschamps di lapangan. Penyerang andalan itu menyatakan bahwa timnya sangat memahami tanggung jawab besar di turnamen ini.
Oleh karena itu, seluruh pemain selalu berusaha memberikan penampilan terbaik pada setiap pertandingan. “Saya sadar apa yang sedang saya jalani, di mana saya berada,” ujar Mbappe. Kemudian, mantan pemain PSG tersebut menambahkan bahwa kompetisi yang sebenarnya baru saja dimulai sekarang. Meskipun sempat mengalami awal laga yang cukup sulit, Perancis akhirnya mampu mengendalikan permainan. Mereka mulai menemukan ritme terbaik sehingga sukses menciptakan banyak peluang emas di depan gawang.
Momen Haru Saat Kylian Mbappe Dukung Deschamps di Philadelphia

Selanjutnya, momen emosional terjadi tepat setelah gol pembuka tercipta menjelang jeda turun minum. Mbappe langsung berlari cepat ke pinggir lapangan untuk memeluk erat sang pelatih kepala. Langkah sang kapten kemudian diikuti oleh rekan-rekan setimnya yang ikut memberikan simpati mendalam. Deschamps memang baru saja kembali mendampingi tim setelah masa berkabung akibat ibundanya meninggal dunia. Sebelumnya, beliau terpaksa absen saat Perancis menumbangkan Norwegia dengan skor telak empat satu.
Oleh sebab itu, aksi emosional di stadion Philadelphia membuktikan bahwa Kylian Mbappe dukung Deschamps sepenuhnya. Kehadiran seluruh anggota tim menjadi kekuatan tambahan bagi sang arsitek dalam masa sulit. “Itu adalah DNA tim ini, kami selalu bersama dalam segala situasi,” tegas Mbappe. Beliau menambahkan bahwa sang pelatih tidak akan pernah sendirian menghadapi masa-masing yang berat. Selama sang pelatih absen, tugas kepelatihan diambil alih sementara oleh asisten pelatih, Guy Stephan.
Solidaritas Skuad Les Bleus Menjadi Kunci Kemenangan Utama

Di sisi lain, Didier Deschamps mengaku sangat tersentuh oleh tindakan spontan para pemainnya. Beliau memberikan pujian tinggi atas kepemimpinan matang yang kapten tim tunjukkan di lapangan. “Secara pribadi, gestur Kylian sangat menyentuh saya, dia adalah kapten kami,” ungkap Deschamps. Selain itu, pria berusia lima puluh tujuh tahun tersebut mengapresiasi soliditas internal tim. Skuad Perancis tetap fokus berlatih dengan giat meskipun tanpa kehadiran fisik sang pelatih utama. Hal ini membuktikan bahwa para pemain telah menanamkan mentalitas juara di dalam jiwa mereka.
Tantangan Berat Perancis Melawan Paraguay di Babak Selanjutnya
Namun demikian, perjuangan berat Perancis di Amerika Serikat masih belum selesai sampai di sini. Skuad Les Bleus menjadwalkan pertarungan sengit melawan kekuatan tim tangguh Paraguay pada babak berikutnya. Menanggapi calon lawan, sang penyerang bintang memberikan komentar menarik dengan nada sedikit bercanda. “Paraguay? Saat ini saya lebih memikirkan pendingin ruangan dan ruang ganti,” seloroh sang striker. Meskipun demikian, beliau tetap mengingatkan rekan-rekannya untuk tidak meremehkan kekuatan kejutan dari Paraguay. Tim Amerika Selatan tersebut secara mengejutkan mampu menyingkirkan tim raksasa Jerman di babak sebelumnya. Oleh karena itu, Perancis harus mempersiapkan strategi matang demi mengamankan tiket perempat final.







