Connect with us

Anak-anak

Sindrom Bayi yang Terlupakan: Bahaya Lupa Anak di Mobil

Published

on

Semarang (usmnews)- Dilansir dari Detik.Com Kasus kematian anak akibat serangan panas di dalam mobil terus berulang di berbagai belahan dunia. Fenomena tragis ini terjadi karena sebuah gangguan kognitif yang bernama sindrom bayi yang terlupakan. Kondisi ini murni merupakan kelalaian tidak disengaja yang bisa menimpa orang tua mana pun. Namun, banyak masyarakat awam mengira bahwa peristiwa tersebut merupakan bentuk pengabaian anak secara sengaja. Oleh karena itu, kita perlu memahami aspek psikologis di balik kegagalan memori yang sangat fatal ini.

Penyebab Sindrom Bayi yang Terlupakan

Pertama, faktor kelelahan ekstrem dan kurang tidur mengganggu kinerja memori prospektif dalam otak manusia. Memori prospektif ini berfungsi menyimpan rencana tindakan yang akan Anda lakukan di masa depan. Selanjutnya, stres akut dan beban pikiran yang menumpuk membuat orang tua bertindak secara otomatis. Kondisi autopilot tersebut mengunci ingatan palsu bahwa anak sudah berada di tempat aman. Akibatnya, pengendara langsung mengunci mobil dan meninggalkan buah hati mereka di kursi belakang tanpa sengaja.

Bahaya Fatal dan Cara Pencegahan

Kondisi kabin mobil dapat berubah menjadi ruang oven maut dalam waktu sepuluh menit saja. Suhu ruangan akan melonjak hingga empat puluh derajat Celsius saat cuaca panas menyengat di luar. Selain itu, balita yang terikat di kursi khusus tidak memiliki kemampuan untuk menyelamatkan diri sendiri.

Kemudian, Anda harus menerapkan langkah pencegahan konkret demi menghindari dampak buruk sindrom bayi yang terlupakan. Letakkan barang penting seperti ponsel atau tas kerja di lantai kursi belakang bersama anak Anda. Langkah fisik ini memaksa Anda untuk menengok ke belakang sebelum keluar dari dalam mobil. Akhirnya, pasanglah alarm khusus pada kursi anak untuk mendeteksi keberadaan buah hati secara akurat.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *