Connect with us

Sports

Son Heung-min Minta Maaf Usai Korea Selatan Tersingkir dari Piala Dunia 2026

Published

on

Semarang (usmnews) – Kapten sekaligus pilar utama tim nasional Korea Selatan, Son Heung-min, secara terbuka menyuarakan kepedihan dan melayangkan permintaan maaf yang tulus kepada seluruh pendukungnya. Langkah tragis skuad Taeguk Warriors yang harus angkat koper lebih awal dari ajang prestisius Piala Dunia 2026 rupanya meninggalkan luka yang mendalam. Melalui sebuah unggahan yang penuh emosi di akun Instagram pribadinya pada Selasa (30/6/2026), mantan pemain bintang Tottenham Hotspur tersebut secara terus terang mengakui bahwa realitas pahit ini masih sangat sulit untuk ia cerna.”Saya benar-benar kehilangan kata-kata dan tidak tahu dari mana harus memulai,” ungkap Son dalam pesannya yang dikutip oleh AFP. Ia menegaskan keengganannya untuk menghindar dari tanggung jawab, dan menambahkan, “Saya tidak mungkin bersikap seolah-olah semuanya baik-baik saja, dan saya menolak untuk lari dari kenyataan yang ada.”Lebih jauh, pemain yang dikenal dengan dedikasi tingginya ini menundukkan kepala untuk memohon maaf kepada seluruh rakyat Korea Selatan.

Ia merasa berutang budi kepada basis penggemar setia yang tak pernah lelah menyokong perjalanan tim nasional, baik di saat jaya maupun terpuruk. Ia mengakui, butuh waktu baginya untuk bisa menerima fakta bahwa perjalanan negaranya di turnamen ini harus terhenti prematur. Kepastian tersingkirnya Korea Selatan dari babak 32 besar didapat setelah mereka gagal mengamankan satu dari delapan tiket khusus yang diperuntukkan bagi tim peringkat ketiga terbaik di fase grup. Ironisnya, asa untuk melaju ke fase sistem gugur sebenarnya masih terbuka sangat lebar jelang laga pamungkas. Syarat yang dibutuhkan pun tidak terlalu berat, sebuah hasil imbang sudah lebih dari cukup untuk menyegel tiket kelolosan.

Namun, petaka tak terhindarkan saat mereka berhadapan dengan Afrika Selatan, sebuah tim yang di atas kertas menduduki peringkat FIFA lebih rendah dibandingkan Korea Selatan. Dalam pertandingan yang sangat krusial tersebut, Korea Selatan justru harus menelan kekalahan tipis 0-1.Taktik pertandingan turut menjadi sorotan publik. Son Heung-min secara mengejutkan memulai laga penentu tersebut dari bangku cadangan.Meskipun sang kapten akhirnya diturunkan untuk bermain penuh sepanjang paruh kedua pertandingan, ia gagal memberikan dampak magisnya untuk membantu tim membalikkan keadaan. Rentetan hasil buruk ini tidak hanya menghentikan langkah para pemain, tetapi juga memicu gelombang kritik tajam yang mengarah langsung kepada pelatih kepala, Hong Myung-bo. Akibat tekanan luar biasa dari publik dan kegagalan mencapai target, Hong Myung-bo akhirnya mengambil langkah definitif dengan menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya pada hari Minggu (28/6/2026).

Bagi Son Heung-min, turnamen tahun 2026 ini memiliki makna historis karena menandai penampilan keempatnya di panggung Piala Dunia. Mengingat usianya yang akan segera menyentuh angka 34 tahun, banyak analis sepak bola memprediksi bahwa ini kemungkinan besar merupakan partisipasi terakhirnya di turnamen sepak bola terbesar sejagat tersebut.Kendati bayang-bayang masa senja karier internasional mulai menyelimuti, Son memilih untuk tidak menyinggung sedikit pun perihal rencana gantung sepatu atau pensiun dari tim nasional dalam pernyataan tertulisnya. Sebaliknya, ia justru memancarkan tekad yang tak tergoyahkan untuk menebus kegagalan ini.

Alih-alih merangkai banyak alasan, Son memberikan janji komitmen penuh kepada publik. “Daripada sekadar mencoba mengungkapkan semuanya dengan kata-kata pada saat seperti ini, saya bertekad untuk mengerahkan segala kemampuan terbaik saya, dari posisi yang saya emban, untuk kembali memenangkan hati rakyat Korea Selatan dan para penggemar sepak bola,” tegasnya. Sebagai penutup pesannya, ia berjanji akan bertarung dengan seluruh tenaga, dedikasi, dan jiwa kepemimpinannya demi mengembalikan kebahagiaan bagi para pendukung yang telah setia bersamanya.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *