Connect with us

Education

Perkuat Sinergi Akademis Global, Universitas Brawijaya dan Universiti Malaya Jalin Kolaborasi Riset Strategis di Bidang Psikologi Anak

Published

on

Semarang (usmnews) – Dikutip dari beritajatim.com Dunia akademis regional kembali menyaksikan langkah progresif dalam pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang kesejahteraan mental generasi muda. Universitas Brawijaya (UB) yang berpusat di Malang, Jawa Timur, secara resmi menjalin kolaborasi strategis dengan salah satu perguruan tinggi terkemuka di Asia Tenggara, Universiti Malaya (UM), Malaysia. Kerja sama internasional ini secara khusus difokuskan pada pengembangan riset mendalam di bidang psikologi anak, sebuah pilar krusial dalam mencetak generasi penerus bangsa yang sehat secara mental dan emosional.

Inisiasi proyek kolaboratif ini lahir dari adanya kesadaran bersama mengenai kompleksitas tantangan yang dihadapi oleh anak-anak di era modern. Dinamika perkembangan teknologi yang begitu cepat, perubahan pola asuh di lingkungan keluarga, hingga pergeseran interaksi sosial pasca-pandemi dinilai membawa dampak yang signifikan terhadap kesehatan mental serta tumbuh kembang psikologis anak-anak, baik di Indonesia maupun di Malaysia.

Melalui kemitraan lintas negara ini, para peneliti dan akademisi dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya, khususnya dari Departemen Psikologi, akan bekerja bahu-membahu dengan para pakar dari Universiti Malaya. Fokus utama dari riset bersama ini meliputi pemetaan problem psikologis yang kerap dialami anak usia dini hingga remaja, pencarian formulasi intervensi psikologis yang tepat dan aplikatif, serta pengembangan modul pengasuhan (parenting) yang berbasis pada karakteristik kultural masyarakat rumpun Melayu.

Selain bertujuan untuk menghasilkan luaran berupa publikasi ilmiah di jurnal-jurnal internasional bereputasi, kolaborasi ini juga dirancang untuk memberikan dampak praktis yang nyata bagi masyarakat luas. Hasil temuan dari penelitian jangka panjang ini nantinya diharapkan dapat diadopsi oleh para pemangku kebijakan, institusi pendidikan seperti sekolah, serta para orang tua sebagai panduan sahih dalam mendeteksi dini sekaligus menangani gangguan psikologis pada anak, seperti kecemasan berlebih, perundungan (bullying), hingga kecanduan gawai (gadget addiction).

Lebih jauh, kerja sama akademis ini tidak hanya terbatas pada aktivitas penelitian di dalam laboratorium atau lapangan saja. Kedua belah pihak telah menyepakati perluasan program dalam bentuk pertukaran dosen tamu (guest lecturing), lokakarya bersama, hingga peluang pertukaran mahasiswa antarkedua universitas. Langkah ini diambil guna memperkaya khazanah keilmuan mahasiswa serta meningkatkan kapasitas riset internasional bagi para dosen di lingkungan Universitas Brawijaya.

Dengan adanya sinergi yang kuat antara Universitas Brawijaya dan Universiti Malaya, diharapkan dapat tercipta sebuah ekosistem akademik yang adaptif terhadap isu-isu perlindungan anak. Kolaborasi ini menjadi bukti nyata bahwa batas-batas negara tidak menjadi penghalang untuk bersama-sama mencari solusi atas permasalahan sosial-psikologis yang dihadapi oleh anak-anak, demi menjamin masa depan generasi muda yang lebih cerah dan tangguh di kawasan Asia Tenggara.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *