Education
Unhas Tembus 10 Besar Nasional THE Impact Rankings 2026

Semarang,USM News- dikutip dari beritakotamakassar.co Universitas Hasanuddin (Unhas) mengukir prestasi gemilang dengan mencatatkan lompatan besar dalam pemeringkatan keberlanjutan tingkat global. Berdasarkan rilis resmi Times Higher Education (THE) Impact Rankings 2026 yang dipublikasikan dalam rangkaian acara Global Sustainable Development Congress 2026 di ICE BSD City, Jakarta, Rabu, (14/6/2026) perguruan tinggi kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan ini berhasil menembus kelompok peringkat #201–300 di tingkat dunia. Pencapaian luar biasa ini menandai kenaikan sebanyak dua pita dari posisi Unhas pada tahun sebelumnya yang berada di kelompok peringkat #401–600 dunia. Keberhasilan ini sekaligus melampaui target performa yang sebelumnya dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk Unhas pada tahun 2026, yang semula ditargetkan berada di klaster #301–400 dunia. Di level domestik, posisi Unhas merangkak naik satu peringkat dan sukses mengamankan posisi di jajaran sepuluh besar universitas terbaik di Indonesia.
Akselerasi performa yang ditunjukkan oleh Kampus Merah ini menjadi bukti nyata atas penguatan reputasi internasional serta komitmen penuh dalam mengimplementasikan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Pemeringkatan THE Impact Rankings sendiri dikenal sebagai acuan global untuk mengukur seberapa besar kontribusi nyata sebuah perguruan tinggi terhadap pencapaian target-target SDGs. Evaluasi komprehensif ini dilakukan melalui penilaian berbagai indikator penting, mulai dari aspek tata kelola kelembagaan, mutu pendidikan, intensitas penelitian, pengabdian masyarakat, jalinan kemitraan strategis, hingga dampak konkret yang dirasakan oleh publik. Berdasarkan ketentuan metodologi yang berlaku, setiap universitas wajib dinilai minimal pada empat poin target pembangunan berkelanjutan.

Dalam penilaian tahun ini, Unhas mendaftarkan empat fokus utama dengan hasil yang sangat impresif di tiap sektornya. Pada SDG 1 mengenai pengentasan kemiskinan, Unhas melesat dari klaster #201–300 pada tahun lalu menjadi peringkat 58 dunia pada tahun ini. Untuk sektor kesehatan dan kesejahteraan yang baik atau SDG 3, posisi Unhas meningkat dari kelompok #401–600 menuju peringkat #101–200 global. Sementara itu, pada SDG 14 yang berfokus pada ekosistem lautan, Unhas berhasil memperbaiki posisinya secara signifikan dari peringkat 52 menjadi peringkat 31 dunia. Kejutan positif juga terjadi pada SDG 15 terkait ekosistem daratan, di mana posisi Unhas melompat dari kelompok #201–300 ke urutan 87 di tingkat global.
Merespons capaian ini, Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., mengungkapkan bahwa lompatan besar ini menjadi parameter kuat atas kapasitas daya saing institusi di kancah global. Pihak rektorat telah menelurkan berbagai kebijakan strategis demi menggaransi bahwa Unhas beroperasi dengan standar yang ramah lingkungan dan mendukung kelestarian alam. Ia menekankan bahwa fondasi tata kelola kampus yang dibangunnya bersandar pada prinsip kelola universitas yang baik, di mana pelaksanaan tridarma perguruan tinggi harus mampu menjawab visi masa depan sekaligus menjaga keberlangsungan generasi mendatang. Atas keberhasilan ini, Rektor Unhas juga dijadwalkan untuk membagikan praktik baik tata kelola kampusnya dalam Forum Nasional SDGs Center Conference yang diselenggarakan oleh Bappenas selaku Sekretariat Nasional SDGs Indonesia.

Senada dengan hal itu, Sekretaris Unhas, Prof. Ir. Sumbangan Baja, Ph.D., mengapresiasi kerja keras dan kolaborasi kolektif dari seluruh sivitas akademika yang telah menyukseskan program pembangunan berkelanjutan ini. Meski demikian, ia mencatat bahwa tantangan ke depan adalah mengoptimalkan sistem dokumentasi dan pelaporan data agar seluruh praktik baik yang telah dijalankan di lingkungan kampus dapat terekam dengan maksimal dalam proses penilaian internasional. Hal tersebut diperkuat oleh Direktur Peningkatan Reputasi Unhas, Prof. Dr. Ir. Rohani Ambo Rappe, M.Si., yang menyatakan bahwa kunci sukses ke depan terletak pada integrasi antara implementasi program di lapangan dengan kualitas pelaporan data di seluruh unit kerja, di samping terus memperluas kemitraan strategis di tingkat nasional maupun internasional.
Melalui rilis hasil akhir THE Impact Rankings 2026, Unhas kini resmi bersanding dengan sembilan perguruan tinggi papan atas tanah air lainnya. Posisi sepuluh besar nasional secara berurutan ditempati oleh Universitas Airlangga di peringkat pertama, diikuti oleh Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, IPB University, Universitas Padjadjaran, BINUS University, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Sebelas Maret, Universitas Diponegoro, dan Universitas Hasanuddin yang menutup daftar elite tersebut.







