Entertainment

Vokalis Whitesnake David Coverdale Resmi Gantung Mikrofon di Usia 74 Tahun

Published

on

Jakarta (usmnews) – David Coverdale, vokalis legendaris sekaligus pendiri band rock ikonik Whitesnake, secara resmi mengumumkan bahwa dirinya akan mengakhiri perjalanan panjangnya di dunia musik. Di usia 74 tahun, musisi asal Inggris tersebut menyatakan bahwa ia telah mengambil keputusan untuk pensiun sepenuhnya dari panggung hiburan.

Pengumuman itu ia sampaikan melalui sebuah video yang diunggah di akun Instagram miliknya, seperti dilaporkan Billboard pada Jumat (14/11) waktu setempat. Dalam tayangan tersebut, Coverdale menyampaikan pesan penuh emosi dan penghargaan untuk para penggemar, rekan musisi, dan semua pihak yang menemaninya selama lebih dari lima dekade berkarier.

“Hadirin sekalian, putra-putri, saudara dan saudari dari The Snake, saya punya pengumuman khusus untuk Anda,” ujar Coverdale membuka pernyataannya. Ia kemudian melanjutkan bahwa perjalanan beberapa tahun terakhir memberinya kesadaran bahwa sudah tiba waktunya untuk benar-benar melepaskan atribut rock and roll yang selama ini melekat padanya—mulai dari sepatu platform hingga celana jins ketat yang menjadi ciri khasnya.

Dalam nada yang hangat namun penuh nostalgia, ia menambahkan bahwa keputusan ini bukanlah hal mudah, tetapi langkah yang dianggap paling tepat pada fase hidupnya sekarang. Ia mengungkapkan rasa cinta dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh musisi yang pernah bekerja sama dengannya, kru panggung yang setia mendukung setiap penampilan, keluarga yang selalu mendampinginya, serta jutaan penggemar di seluruh dunia yang membuat Whitesnake bertahan puluhan tahun.

Coverdale menutup video perpisahan itu dengan memberikan penghormatan kepada salah satu lagu Whitesnake, “Fare Thee Well,” seakan menyimbolkan ucapan selamat tinggal kepada para pendengar setianya.

Whitesnake sendiri merupakan salah satu band rock paling berpengaruh di era 1980-an. Pada puncak popularitasnya, band ini meraih berbagai pencapaian monumental. Lagu legendaris mereka, “Here I Go Again” yang dirilis pada 1987, berhasil menembus posisi nomor satu di Billboard Hot 100 dan bertahan selama 28 minggu di tangga lagu tersebut. Di tahun yang sama, balada “Is This Love” menempati posisi kedua, menjadikan 1987 sebagai salah satu tahun paling gemilang dalam karier mereka.

Kesuksesan ini diperkuat dengan album self-titled “Whitesnake” yang juga duduk di posisi puncak Billboard 200. Beberapa lagu lain seperti “The Deeper the Love” dan “Fool for Your Loving” turut memperkuat jejak band ini di dunia musik internasional karena berhasil masuk ke tangga lagu Billboard Hot 100.

Sementara itu, album terakhir yang dirilis Whitesnake hadir pada tahun 2019, dan penampilan konser terakhir mereka berlangsung pada 2022. Dengan pengumuman Coverdale ini, bab panjang perjalanan Whitesnake dalam musik rock tampak semakin mendekati akhir, meninggalkan warisan besar yang akan terus dikenang para penggemarnya di seluruh dunia.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Exit mobile version