Connect with us

International

Visi Kebangsaan di Negeri Seberang: Refleksi Megawati Sukarnoputri tentang Indonesia Sejati

Published

on

Semarang (usmnews) – Dikutip dari detik.com, Kehadiran Megawati Soekarnoputri di Abu Dhabi bukan sekadar kunjungan diplomatik biasa, melainkan menjadi momentum bagi beliau untuk merefleksikan kembali arah perjalanan bangsa.

Di hadapan komunitas diaspora Indonesia, beliau menekankan bahwa membangun sebuah negara yang kuat tidak cukup hanya dengan mengandalkan pembangunan infrastruktur fisik atau kemajuan ekonomi semata. Lebih dari itu, Indonesia sejati harus dibangun di atas fondasi karakter dan jiwa bangsa yang kokoh.

1. Karakter Bangsa sebagai Identitas Utama

Megawati menekankan bahwa “Indonesia Sejati” adalah bangsa yang memiliki kepribadian dalam kebudayaan. Beliau mengamati bahwa di era modern ini, ada kecenderungan masyarakat mulai kehilangan jati dirinya karena terlalu terpesona oleh tren luar negeri. Dalam pesannya, beliau mengingatkan agar rakyat Indonesia tidak menjadi “bangsa peniru” yang kehilangan akar budayanya sendiri. Menurutnya, jati diri bangsa Indonesia yang ramah, bergotong royong, dan memiliki rasa toleransi yang tinggi adalah modal sosial yang tidak ternilai harganya di mata dunia.

2. Peran Strategis Diaspora sebagai Duta Bangsa

Kepada para warga negara Indonesia (WNI) yang menetap di Uni Emirat Arab, Megawati menitipkan pesan khusus. Beliau memandang para diaspora sebagai wajah Indonesia di luar negeri. Oleh karena itu, beliau mengimbau agar setiap individu mampu menunjukkan kualitas manusia Indonesia yang pekerja keras, disiplin, namun tetap memegang teguh nilai-nilai Pancasila. Dengan berperilaku baik dan berprestasi, para diaspora secara tidak langsung sedang membangun citra “Indonesia Sejati” yang dihormati dalam pergaulan internasional.

3. Kedaulatan dan Prinsip “Berdikari”

Selaras dengan pemikiran Bung Karno, Megawati kembali menyuarakan pentingnya prinsip Berdikari (Berdiri di Atas Kaki Sendiri). Dalam konteks membangun Indonesia sejati, kedaulatan di bidang politik, ekonomi, dan budaya adalah syarat mutlak. Beliau mengajak seluruh elemen bangsa, termasuk mereka yang berada di luar negeri, untuk terus berkontribusi pada kemajuan tanah air agar Indonesia tidak terus-menerus bergantung pada kekuatan asing. Penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi oleh putra-putri bangsa dianggap sebagai kunci untuk mencapai cita-cita tersebut.

4. Merawat Persatuan di Tengah Perbedaan

Di tengah keberagaman latar belakang masyarakat Indonesia di Abu Dhabi, Megawati mengingatkan bahwa kekuatan terbesar Indonesia terletak pada persatuannya. Beliau meminta agar perbedaan pandangan atau pilihan tidak menjadi sekat yang memisahkan. Sejarah telah membuktikan bahwa Indonesia hanya bisa melompat maju jika seluruh rakyatnya bersatu padu di bawah naungan Bhinneka Tunggal Ika.

Kesimpulan dan Penutup

Pidato Megawati di KBRI Abu Dhabi ini menjadi pengingat penting bahwa di mana pun seorang warga negara Indonesia berada, tanggung jawab untuk menjaga nama baik dan memajukan bangsa tetaplah melekat. Membangun “Indonesia Sejati” adalah sebuah proyek berkelanjutan yang membutuhkan sinergi antara pemerintah di pusat dan dukungan moral serta kerja keras dari rakyatnya, baik yang ada di dalam negeri maupun di mancanegara.

Melalui pesan ini, Megawati berharap generasi muda Indonesia memiliki rasa percaya diri yang tinggi untuk berdiri sejajar dengan bangsa-bangsa besar lainnya tanpa harus menanggalkan identitas nasionalnya.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *