Sports

Ultimatum Ancelotti untuk Neymar: Pulihkan Performa dalam 6 Bulan atau Dicoret

Published

on

Semarang (usmnews) – Dikutip dari detiksport Pelatih Tim Nasional Brasil, Carlo Ancelotti, menegaskan sikapnya terkait masa depan megabintang sepak bola Brasil, Neymar Jr., dalam skuad Selecao. Di tengah spekulasi mengenai akhir karier internasional sang penyerang, Ancelotti justru mengirimkan pesan harapan sekaligus tantangan. Ia memastikan bahwa pintu tim nasional belum tertutup bagi Neymar, namun ada syarat mutlak yang harus dipenuhi: sebuah pembuktian konsistensi dan kebugaran dalam kurun waktu enam bulan ke depan menjelang Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat dan Meksiko.Absen Panjang dan Perjuangan PulihKonteks dari ultimatum ini tidak lepas dari rekam jejak medis Neymar yang memprihatinkan dalam beberapa tahun terakhir. Pemain yang kini berusia 33 tahun tersebut sudah cukup lama absen mengenakan seragam kuning kebesaran Brasil. Penampilan terakhirnya tercatat pada Oktober 2023, momen di mana ia mengalami cedera lutut parah yang memaksanya menepi dari lapangan hijau untuk waktu yang lama.

Sebagai upaya untuk memulihkan karier dan performanya, Neymar mengambil langkah emosional dengan bergabung kembali ke klub masa kecilnya, Santos, pada Januari lalu. Harapannya, atmosfer rumah sendiri dapat membantunya bangkit. Namun, realitas di lapangan tidak semudah yang dibayangkan. Neymar kembali dihadapkan pada masalah cedera otot yang menghambatnya untuk tampil secara reguler, sehingga performa terbaiknya belum sepenuhnya terlihat kembali.Neymar: Isu Global, Bukan Hanya LokalMenanggapi situasi pelik ini, Carlo Ancelotti memberikan pandangan yang menarik. Dalam pernyataannya kepada ESPN, pelatih asal Italia itu menyebut bahwa situasi Neymar bukan sekadar topik pembicaraan di Brasil, melainkan sebuah “masalah global” mengingat besarnya nama sang pemain di kancah sepak bola dunia.

Ancelotti mengonfirmasi bahwa nama Neymar masih tercantum dalam daftar sementara (preliminary list) pemain yang berpotensi dibawa ke Piala Dunia 2026. Namun, ia menegaskan perbedaan besar antara “masuk daftar pantauan” dan “masuk daftar akhir”.Enam Bulan PenentuanArsitek strategi Selecao tersebut memberikan tenggat waktu yang sangat spesifik. Ancelotti menyoroti jadwal kompetisi di Brasil yang akan berakhir pada 7 Desember mendatang. Setelah itu, pemain akan memasuki masa libur sebelum kembali berlaga di musim baru. Periode inilah yang menjadi “medan perang” sesungguhnya bagi mantan pemain Barcelona dan Paris Saint-Germain tersebut.”Dia punya waktu enam bulan untuk bermain,” tegas Ancelotti. Dalam rentang waktu tersebut, Neymar dituntut tidak hanya untuk sekadar tampil, tetapi untuk membuktikan dua hal krusial: kualitas teknis yang belum pudar dan kondisi fisik yang prima.

Ancelotti menekankan bahwa ia dan tim pelatih akan memantau ketat perkembangan Neymar, bersamaan dengan pemantauan terhadap pemain-pemain potensial lainnya. Langkah hati-hati ini diambil karena Ancelotti tidak ingin melakukan kesalahan fatal dalam seleksi akhir pemain yang akan dibawa ke panggung terbesar sepak bola dunia. Bagi Neymar, enam bulan ke depan adalah pertaruhan terakhir: bangkit dan memimpin Brasil di Piala Dunia, atau tersisih dan menjadi penonton.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Exit mobile version