Connect with us

Sports

Sambut Piala Dunia 2027, FIBA Luncurkan Model Baru World Ranking Men

Published

on

Jakarta (usmnews) – Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) resmi mengumumkan pembaruan terhadap sistem peringkat tim nasional putra atau FIBA World Ranking Men, yang akan mulai diterapkan menjelang rangkaian Kualifikasi Piala Dunia FIBA 2027. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan akurasi pemeringkatan sekaligus menyesuaikan sistem dengan dinamika kompetisi basket internasional yang terus berkembang.

Dalam keterangan resmi yang dirilis melalui laman FIBA pada Rabu, federasi menjelaskan bahwa sistem baru tersebut dikembangkan bersama perusahaan riset data olahraga, Assist Research. Pembaruan ini dirancang untuk menyederhanakan mekanisme penghitungan poin, memberikan bobot yang lebih nyata terhadap hasil pertandingan terbaru, serta memberi penghargaan lebih besar kepada tim yang mampu tampil konsisten dan melaju jauh dalam berbagai turnamen resmi FIBA.

Meski telah diperbarui, model ranking terbaru ini tetap mempertahankan prinsip dasar dari sistem yang diperkenalkan pada 2017, yakni model berbasis hasil pertandingan individual. Artinya, peringkat akan diperbarui setiap kali tim nasional menjalani jendela kualifikasi maupun turnamen utama FIBA. Dengan demikian, perubahan peringkat akan berlangsung secara dinamis mengikuti performa aktual setiap tim.

Dalam sistem baru tersebut, semua pertandingan akan menghasilkan poin bagi kedua kesebelasan, dengan pemenang memperoleh tambahan poin bonus. Pertandingan yang berlangsung pada tahap akhir suatu turnamen—seperti semifinal dan final—akan memberikan nilai yang lebih tinggi. Selain itu, besar kecilnya poin yang diperoleh juga tetap dipengaruhi oleh tingkat kompetisi dan zona regional masing-masing tim nasional.

FIBA juga menjelaskan tiga perubahan utama dalam model ini. Pertama, metode “adaptif” yang selama ini digunakan kini diganti menjadi mekanisme berbasis “akumulatif”. Dengan perubahan ini, setiap tim dapat terus menambah total poin peringkatnya dari pertandingan ke pertandingan tanpa khawatir poin sebelumnya tergerus atau berkurang.

Perubahan kedua terkait mekanisme time decay atau diskon waktu. Pada sistem yang diperbarui, FIBA menerapkan pengurangan tetap sebesar 33 persen dari total poin peringkat sebelum dimulainya setiap ajang besar seperti Piala Dunia FIBA, Olimpiade, serta turnamen kontinental. Penurunan poin ini dimaksudkan agar ranking lebih mencerminkan performa terbaru, tanpa mengubah urutan dasar peringkat yang telah terbentuk.

Perubahan-perubahan ini diharapkan membuat sistem pemeringkatan lebih mudah dipahami sekaligus lebih relevan dengan perkembangan terakhir performa tim-tim nasional, sehingga kompetisi internasional dapat berjalan lebih kompetitif, transparan, dan terukur.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *