International

Ritual Misogi: Tradisi Penyucian Jiwa di Tengah Dinginnya Musim Dingin Tokyo

Published

on

Semarang (usmnews) – Dikutip dari detik.com, Di tengah kemajuan teknologi dan gemerlap modernitas kota Tokyo, Jepang tetap memegang teguh akar tradisinya yang sangat kuat. Salah satu manifestasi dari pelestarian budaya ini adalah pelaksanaan ritual ketahanan air dingin tahunan yang baru-baru ini diselenggarakan di Kuil Kanda Myojin.

Ritual yang dikenal luas sebagai bagian dari tradisi Shinto ini bukan sekadar ajang uji nyali fisik, melainkan sebuah upacara spiritual mendalam yang bertujuan untuk menyucikan jiwa dan raga dari segala kotoran batiniah sebelum melangkah lebih jauh di tahun yang baru.

Upacara ini biasanya diikuti oleh puluhan pria yang hanya mengenakan pakaian tradisional minimalis berupa fundoshi (cawat putih). Di bawah suhu musim dingin Tokyo yang menusuk tulang, para peserta memulai prosesi dengan melakukan pemanasan fisik.

Mereka berlari-lari kecil di sekitar area kuil untuk memompa aliran darah dan menghangatkan otot-otot tubuh sebelum menghadapi tantangan utama: air yang sedingin es. Pemanasan ini bukan hanya soal fisik, tetapi juga bentuk persiapan mental untuk menahan kejutan suhu ekstrem yang akan segera mereka rasakan.

Momen puncak dari ritual ini terjadi saat para peserta memasuki area kolam atau tempat penyiraman khusus. Dengan penuh semangat dan diiringi doa-doa serta sorakan khas, mereka mulai memercikkan dan menyiramkan air dingin ke seluruh tubuh mereka menggunakan wadah kayu.

Pemandangan yang sangat ikonik dari ritual ini adalah munculnya uap tipis dari permukaan kulit para peserta. Fenomena ini terjadi akibat kontras yang tajam antara suhu tubuh yang panas setelah beraktivitas fisik dengan air serta udara musim dingin yang membeku. Uap tersebut seolah menjadi simbol visual dari energi negatif atau “kekotoran” yang luruh dan menguap dari jiwa mereka.

Bagi masyarakat Jepang yang mempraktikkan tradisi ini, ritual air dingin di Kuil Kanda Myojin dipercaya dapat mendatangkan keberuntungan dan kesehatan sepanjang tahun.

Kuil Kanda Myojin sendiri merupakan salah satu situs paling bersejarah di Tokyo, yang sering menjadi pusat kegiatan spiritual bagi para pebisnis dan warga kota yang mencari perlindungan serta kesuksesan. Melalui ritual Misogi ini, para peserta berharap dapat memulai lembaran baru dengan kondisi batin yang bersih, pikiran yang jernih, dan semangat yang kembali murni.

Kelestarian tradisi unik ini menunjukkan betapa pentingnya keseimbangan antara kehidupan material dan spiritual bagi warga Jepang. Meskipun Tokyo terus berkembang menjadi megapolitan dunia, momen-momen reflektif melalui ritual siram air dingin ini tetap menjadi jangkar yang menghubungkan masyarakat modern dengan warisan leluhur mereka.

Partisipasi yang konsisten setiap tahunnya membuktikan bahwa ritual ini tetap relevan sebagai sarana “reset” spiritual bagi individu di tengah dinamika kehidupan yang serba cepat.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Exit mobile version