Entertainment
Reza Arap Jalani Pemeriksaan Maraton di Polres Metro Jakarta Selatan Terkait Kematian Lula Lahfah
Semarang ( usmnews ) – Dikutip dari Detik.com Kasus kematian selebgram muda, Lula Lahfah, terus menjadi sorotan publik dan aparat kepolisian. Dalam upaya mengungkap misteri di balik meninggalnya Lula, jajaran kepolisian dari Polres Metro Jakarta Selatan terus bergerak cepat dengan memanggil dan memeriksa sejumlah saksi kunci. Salah satu figur penting yang dimintai keterangannya adalah Reza Oktovian, atau yang lebih dikenal sebagai Reza Arap, yang diketahui merupakan kekasih dari mendiang Lula Lahfah. Proses pemeriksaan terhadap Reza Arap ini berlangsung cukup intensif, dimulai pada tengah malam hingga berakhir pada dini hari, menandakan keseriusan pihak berwajib dalam menggali informasi sekecil apa pun.
Pada hari Senin, 26 Januari 2026, Reza Arap terlihat mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan sekitar pukul 23.00 WIB untuk memenuhi panggilan penyidik. Kehadirannya ini merupakan bagian dari rangkaian penyelidikan yang dilakukan polisi setelah ditemukannya jenazah Lula Lahfah di apartemennya di kawasan Jalan Dharmawangsa, Cipete Utara, Kebayoran Baru, pada Jumat malam sebelumnya, tepatnya tanggal 23 Januari. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Iskandarsyah, mengonfirmasi bahwa pemeriksaan terhadap Reza Arap berlangsung selama kurang lebih lima jam dan baru selesai pada pukul 03.46 WIB keesokan harinya.
Dalam pemeriksaan yang memakan waktu cukup lama tersebut, penyidik melontarkan sekitar 30 pertanyaan kepada Reza Arap. Meskipun detail materi pertanyaan tidak dibeberkan secara rinci ke publik, fokus utama pemeriksaan diyakini berkisar pada pengetahuan Reza mengenai kondisi terakhir korban, komunikasi terakhir mereka, serta kronologi kedatangannya ke tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga tengah mendalami waktu spesifik kedatangan Reza ke apartemen Lula. Berdasarkan keterangan awal, Reza dikabarkan tiba di lokasi setelah mendapatkan informasi bahwa kekasihnya tersebut telah meninggal dunia. Namun, polisi tetap melakukan pendalaman untuk memastikan alibi dan urutan waktu yang presisi guna menghindari simpang siur informasi.
Selain Reza Arap, pihak kepolisian juga tidak luput memeriksa saksi-saksi lain yang dianggap mengetahui situasi di sekitar TKP pada saat kejadian. Mereka yang turut dipanggil antara lain adalah asisten rumah tangga (ART), sopir pribadi, serta asisten pribadi Lula Lahfah. Keterangan dari orang-orang terdekat ini dinilai krusial untuk merekonstruksi ulang kejadian sebelum dan sesudah ditemukannya jenazah korban. Pemeriksaan saksi-saksi ini dilakukan untuk mencocokkan keterangan satu sama lain dan mencari benang merah yang dapat menjelaskan penyebab pasti kematian selebgram tersebut.
Sejauh ini, hasil pemeriksaan luar terhadap jenazah Lula Lahfah menunjukkan tidak adanya tanda-tanda kekerasan fisik atau penganiayaan. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menyatakan bahwa polisi masih menunggu hasil uji laboratorium forensik terhadap barang bukti yang ditemukan di TKP, termasuk obat-obatan dan surat rawat jalan yang ditemukan di lantai apartemen. Penemuan obat-obatan ini menjadi salah satu petunjuk penting yang sedang didalami untuk mengetahui riwayat kesehatan korban sebelum meninggal. Pendekatan scientific investigation atau penyidikan berbasis ilmiah menjadi andalan polisi dalam kasus ini untuk memastikan kesimpulan yang diambil nantinya akurat dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.
Dengan pemeriksaan maraton yang melibatkan orang-orang terdekat korban dan analisis mendalam terhadap bukti-bukti fisik, diharapkan tabir misteri kematian Lula Lahfah dapat segera terungkap secara terang benderang. Publik kini menanti hasil akhir penyelidikan polisi, apakah kematian ini murni karena alasan medis atau ada faktor lain yang belum terungkap ke permukaan.