Connect with us

Lifestyle

Raja Nutrisi dari Laut: Mengungkap Segudang Manfaat Ikan Salmon untuk Kesehatan Tubuh dan Mental​

Published

on

Semarang (usmnews) – Dikutip dari alodokter.com Ikan salmon telah lama dikenal sebagai “primadona” dalam dunia kuliner maupun kesehatan. Ikan laut yang habitat aslinya tersebar di perairan dingin Samudra Pasifik dan Atlantik ini tidak hanya digemari karena tekstur dagingnya yang lembut dan cita rasanya yang lezat, tetapi juga karena statusnya sebagai salah satu superfood paling bergizi di dunia. Kandungan merkurinya yang tergolong rendah menjadikan salmon pilihan protein hewani yang aman dan sangat direkomendasikan untuk berbagai kalangan usia.​

Profil Nutrisi yang Mengesankan​Kekuatan utama ikan salmon terletak pada kepadatan nutrisinya. Dalam setiap porsi sajian 100 gram salmon mentah, tubuh Anda akan dimanjakan dengan asupan sekitar 142 kalori yang padat gizi. Komposisi ini mencakup 20 gram protein berkualitas tinggi dan 6 gram lemak sehat.

​Lebih dari sekadar makronutrien, salmon adalah “tambang” mineral dan vitamin. Di dalamnya terkandung magnesium, kalium yang tinggi (490 mg), selenium, folat, serta berbagai jenis vitamin vital seperti Vitamin A, B, dan D. Namun, bintang utamanya tentu saja adalah asam lemak esensial Omega-3 (EPA dan DHA) serta antioksidan kuat yang memberikan warna kemerahan khas pada dagingnya.

​Ragam Manfaat Kesehatan yang Komprehensif​Mengonsumsi salmon secara rutin dapat menjadi investasi jangka panjang bagi tubuh. ​

1. Perisai Kardiovaskular dan Tekanan Darah

Salmon adalah sahabat terbaik jantung Anda. Kandungan asam lemak Omega-3 yang tinggi berperan aktif dalam mereduksi peradangan sistemik dan mencegah aterosklerosis (penumpukan plak pada dinding pembuluh darah). Selain itu, Omega-3 membantu menurunkan kadar trigliserida. Di sisi lain, tingginya kandungan kalium bekerja efektif untuk mengontrol tekanan darah dengan cara membuang kelebihan natrium dan merelaksasi dinding pembuluh darah, sehingga sirkulasi darah menjadi lebih lancar.​

2. Optimalisasi Fungsi Otak dan Mental

Kesehatan kognitif sangat bergantung pada asupan lemak sehat. Omega-3 dan antioksidan seperti astaxanthin pada salmon berfungsi memelihara daya ingat, meningkatkan konsentrasi, serta memperlambat proses penuaan otak. Bahkan, nutrisi ini juga dikaitkan dengan penurunan risiko demensia di masa tua. Tak hanya fisik otak, salmon juga berdampak pada kesehatan mental; konsumsinya dapat membantu memperbaiki suasana hati (mood) serta meringankan gejala depresi dan kecemasan.

​3. Penjaga Sistem Imun dan Mata

Kombinasi Vitamin A dan Omega-3 menjadikan salmon ampuh untuk memperkuat daya tahan tubuh. Vitamin A mendukung kinerja sel darah putih dalam menangkis infeksi virus dan bakteri. Nutrisi yang sama juga krusial bagi kesehatan mata, menjaga kelembapan kornea, serta mencegah penyakit degeneratif seperti katarak dan degenerasi makula.​

4. Kesehatan Tulang, Kulit, dan Berat Badan

Bagi Anda yang sedang menjaga berat badan, protein tinggi pada salmon memberikan efek kenyang lebih lama, sehingga menekan keinginan makan berlebih. Di sisi lain, kandungan kalsium, fosfor, dan Vitamin D sangat vital untuk mencegah osteoporosis dan menjaga kepadatan tulang. Bagi kecantikan, nutrisi salmon membantu menjaga elastisitas kulit dan kekuatan rambut dari kerusakan akibat paparan sinar matahari.​

Panduan Konsumsi: Antara Mentah dan Matang​Pertanyaan yang sering muncul adalah mengenai keamanan mengonsumsi salmon mentah, seperti pada sajian sushi atau sashimi. Secara umum, boleh saja mengonsumsi salmon mentah, asalkan Anda waspada. Salmon mentah menyimpan risiko kontaminasi bakteri, parasit, dan patogen berbahaya.​

Untuk meminimalkan risiko ini, pastikan salmon yang akan dimakan mentah telah melalui proses pembekuan (freezing) yang tepat untuk mematikan parasit. Namun, cara paling aman dan efektif untuk mendapatkan manfaat salmon tanpa risiko infeksi adalah dengan mematangkannya.​Metode pengolahan terbaik meliputi merebus, memanggang, atau membakar hingga suhu internal ikan mencapai setidaknya 145 derajat Fahrenheit (sekitar 63 derajat Celcius). Hindari menggoreng dengan minyak jelantah agar lemak baiknya tidak rusak.

​Sebagai rekomendasi akhir, batasilah konsumsi ikan salmon sekitar 2 porsi per minggu. Takaran ini dianggap ideal untuk mendapatkan seluruh manfaat nutrisinya—mulai dari protein tanpa lemak hingga yodium—tanpa memicu efek samping seperti gangguan pencernaan atau reaksi alergi akibat konsumsi berlebihan.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *