Lifestyle
Rahasia Bawang Tahan Lama: Kupas atau Biarkan Utuh?
Semarang (usmnews) – Dikutip Merdeka.com Bawang merupakan bumbu dapur yang tidak tergantikan, memainkan peran sentral dalam setiap masakan untuk memperkaya cita rasa dan aroma. Namun, salah penanganan dalam penyimpanan dapat berakibat fatal, di mana bawang bisa dengan cepat menjadi lembek, berjamur, bertunas, dan akhirnya membusuk. Kondisi ini tidak hanya menimbulkan pemborosan di dapur, tetapi juga mengurangi kualitas bahan masakan, bahkan berpotensi memengaruhi keamanan pangan. Oleh karena itu, memahami dan menerapkan metode penyimpanan yang tepat menjadi langkah krusial untuk memastikan bawang selalu tersedia dalam kondisi segar optimal.
Penyimpanan Bawang Utuh: Kunci Ada Pada Kulit Pelindung Salah satu pertanyaan terpenting adalah apakah bawang utuh perlu dikupas sebelum disimpan. Jawabannya tegas: tidak perlu dikupas. Kulit luar bawang berfungsi sebagai pelindung alami yang vital dalam mempertahankan kesegaran dan mencegah kontaminasi.
Untuk bawang yang masih utuh dan berkulit, lingkungan penyimpanan yang ideal adalah tempat yang sejuk, kering, gelap, dan memiliki sirkulasi udara yang memadai. Suhu penyimpanan terbaik berkisar antara 4°C hingga 18°C. Penting sekali untuk menghindari kulkas dalam menyimpan bawang utuh, sebab suhu dingin dan kelembapan tinggi di dalam lemari pendingin akan menyebabkan bawang menyerap uap air, menjadi lembek, dan memicu pertumbuhan tunas dengan cepat.
Selain itu, sangat dilarang menyimpan bawang utuh di dalam kantong plastik. Plastik memerangkap kelembapan, menghambat sirkulasi udara, yang pada akhirnya akan mempercepat proses pembusukan. Sebaiknya gunakan wadah yang memungkinkan udara mengalir bebas, seperti keranjang berongga atau kantung jaring. Kesalahan umum lainnya adalah menyimpan bawang di dekat kentang. Gas etilen yang dilepaskan oleh kentang dapat mempercepat proses pembusukan pada bawang, jadi pastikan kedua bahan ini disimpan secara terpisah.
Strategi Menyimpan Bawang yang Sudah Dikupas atau Dipotong: Berbeda drastis dengan bawang utuh, bawang yang telah dikupas atau dipotong memerlukan perlakuan khusus. Kehilangan kulit pelindung menjadikannya rentan terhadap kekeringan, pembusukan, dan kontaminasi bakteri.
Oleh karena itu, bawang yang sudah dikupas wajib disimpan di dalam kulkas. Untuk mencegah penyebaran bau menyengat ke makanan lain, mengurangi proses oksidasi, dan menghindari kontaminasi, gunakanlah wadah kedap udara atau kantong ziplock yang tertutup rapat. Bawang merah kupas yang disimpan dengan cara ini umumnya dapat bertahan selama satu hingga dua minggu. Sementara itu, bawang bombay kupas dapat bertahan lebih lama, yakni sekitar 10 hingga 14 hari di dalam kulkas. Bawang yang sudah diiris atau dicincang pun harus ditempatkan di dalam wadah tertutup rapat di kulkas, di mana ia dapat menjaga kualitasnya hingga 10 hari.