Nasional

PMI Kota Semarang Lantik 400 Anggota KSR

Published

on

Semarang – Momentum Hari Palang Merah Internasional 2026, PMI Kota Semarang melantik sekitar 400 lebih relawan Korps Sukarela dari berbagai perguruan tinggi di Kota Semarang. 

Pelantikan yang di gelar di depan kantor PMI Kota Semarang, Sabtu (9/5/2026) menjadi momentum penegasan komitmen generasi muda dalam menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan di tengah masyarakat, sekaligus menjadi simbol penguatan semangat peduli sesama.

Ketua PMI Kota Semarang, Dr. dr. Awal Prasetyo, menyampaikan bahwa para relawan yang baru dilantik mengemban amanah sebagai penerus perjuangan kemanusiaan. Ia menekankan pentingnya menjaga dan mewariskan nilai-nilai kemanusiaan agar tetap hidup dan berkembang di masyarakat.

“Menjadi bagian dari Korps Sukarela PMI Unit Kota Semarang. Artinya, Kalian juga menjadi penerus yang merawat, menjaga dan melestarikan kemanusiaan agar tetap hidup di bumi,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa KSR menjadi garda terdepan dalam memastikan nilai kemanusiaan tetap terjaga.

Sebanyak 400 lebih relawan yang mengikuti pelantikan itu berasal dari 17 perguruan tinggi di kota semarang, di tambah 1 unit dari markas PMI Kota Semarang. Berbagai tahapan pembinaan, mulai dari pendaftaran, Pendidikan dan pelatihan dasar, praktik lapangan hingga pelantikan resmi di Jalani oleh para relawan.

Ketua Bidang Penanggulangan Bencana dan Relawan PMI Kota Semarang, Wiwit Rijanto, SH, MH, menjelaskan bahwa pelantikan yang di gelar secara serentak ini menjadi langkah untuk meningkatkan efisiensi dalam pelatihan relawan.

Dengan menggabungkan seluruh perguruan tinggi dalam satu pelantikan bersama, PMI dapat menghemat tenaga pelatih, waktu, dan biaya operasional.

“Pelantikan hari ini, ini memang ide dari ketua agar seluruh perguruan tinggi berkumpul secara serempak. Jadi lebih efisien dari sisi pelatih, waktu, dan biaya,” jelasnya.

Kedepan PMI Kota Semarang mentargetkan pembentukan sistem penanggulangan bencana berbasis perguruan tinggi. Nantinya tiap perguruan tinggi akan mengirim 10 relawan aktif, yang sedikitnya akan terbentuk 180 personel siaga bencana. Dengan data dan sistem yang dimiliki, PMI dapat memiliki kekuatan cadangan yang siap turun ketika terjadi situasi darurat bencana di Kota Semarang.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Exit mobile version