Nasional

PLN Icon Plus Gelar Pelatihan Konversi Motor Listrik untuk SMK Bina Utama Kendal : Dorong SDM Vokasi Hadapi Transisi Energi

Published

on

Kendal — Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN bersama PLN Icon Plus kembali menghadirkan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan vokasi melalui penyelenggaraan Pelatihan Konversi Motor Bahan Bakar Menjadi Motor Listrik di SMK Bina Utama Kendal pada 24–25 November 2025. Pelatihan ini diikuti oleh 10 guru dan 10 siswa, dengan pendampingan teknis langsung dari instruktur PT Braja Elektrik Motor yang telah berpengalaman dalam pengembangan teknologi elektrifikasi transportasi di Indonesia.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen PLN Group dalam mendukung percepatan transisi energi bersih dan target nasional Net Zero Emission 2060. Melalui program TJSL bidang pemberdayaan ekonomi & lingkungan, PLN terus berupaya membangun ekosistem kendaraan listrik yang inklusif serta memperluas pemanfaatan energi bersih di tingkat daerah. Program konversi motor listrik juga selaras dengan beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama pendidikan berkualitas, energi bersih yang terjangkau, pertumbuhan ekonomi, dan aksi penanganan perubahan iklim.

Senior Manager PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah, Leandra Agung Tri Radi Putra, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas sekolah vokasi dalam menghadapi perkembangan teknologi industri. Ia menegaskan bahwa TJSL Pelatihan Konversi Motor Listrik merupakan investasi jangka panjang dalam peningkatan kompetensi guru dan siswa, sekaligus membuka ruang inovasi bagi sekolah.

“Program ini bukan sekadar penyerahan unit konversi, tetapi bentuk investasi untuk pendidikan vokasi. Kami ingin siswa memperoleh pengalaman nyata, guru meningkatkan kompetensinya, dan sekolah dapat mengembangkan fasilitas praktik yang mendukung inovasi. Inilah bagian dari komitmen PLN untuk mendukung transisi energi bersih dan mendorong ekosistem kendaraan listrik di Indonesia,” ujarnya.

Apresiasi juga disampaikan oleh Kepala SMK Bina Utama Kendal, Santi Larasati, S.H., yang menilai pelatihan ini memberi dampak besar bagi peningkatan mutu pendidikan kejuruan. Ia berharap kolaborasi ini dapat berkelanjutan dan mendorong lahirnya berbagai inovasi siswa di bidang otomotif ramah lingkungan. “Kami berterima kasih kepada PLN dan PLN Icon Plus atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan. Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi guru dan siswa kami. Semoga kerja sama ini berlanjut dan membuka peluang baru bagi sekolah untuk terus berkembang,” ungkapnya.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XIII yang diwakili oleh Pengawas SMK Cabang Dinas XII, Riban, M.Pd, menegaskan pentingnya peran SMK dalam mempersiapkan tenaga kerja yang mampu beradaptasi dengan teknologi masa depan. Ia mengapresiasi langkah PLN Icon Plus yang telah berkontribusi dalam peningkatan kompetensi vokasi.

“Kami sangat menghargai dukungan PLN dan PLN Icon Plus dalam memperkuat pendidikan vokasi, khususnya pada bidang energi baru dan terbarukan. Teknologi kendaraan listrik merupakan masa depan industri, dan SMK harus siap menyongsongnya,” ujarnya.

Selama dua hari pelatihan, peserta mendapatkan pemahaman mulai dari sistem dasar motor listrik, instalasi baterai dan controller, hingga praktik langsung proses konversi motor berbahan bakar fosil menjadi motor listrik berbasis standar keselamatan industri. Melalui pelatihan ini, peserta tidak hanya memperoleh keterampilan teknis, tetapi juga pemahaman mengenai peluang ekonomi baru yang muncul dari ekosistem otomotif hijau, seperti layanan servis konversi, pemeliharaan sistem EV, hingga peluang technopreneurship.

Program ini juga menjadi bagian dari roadmap jangka panjang PLN Icon Plus dalam mendukung kemandirian sekolah vokasi terhadap teknologi kendaraan listrik. Selain penguatan kompetensi, program ini diharapkan mampu mendorong terbentuknya bengkel konversi di sekolah, peningkatan literasi energi bersih, pengurangan emisi, serta tumbuhnya ekosistem inovasi di tingkat lokal.

Dengan terselenggaranya pelatihan ini, PLN Icon Plus berharap dunia pendidikan, dunia industri, dan masyarakat dapat berjalan seiring dalam mendukung transisi energi nasional. Pelatihan di SMK Bina Utama Kendal juga akan dilanjutkan dengan kegiatan serupa di SMK YPE Sawunggalih Kutoarjo sebagai upaya memperluas dampak program TJSL dan menghadirkan kontribusi berkelanjutan bagi pendidikan dan lingkungan.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Exit mobile version