Nasional

Peningkatan Kesejahteraan Tukang Becak Lansia Melalui Bantuan Becak Listrik dari Presiden Prabowo

Published

on

Jakarta (usmnews) – Dikutip CNN Indonesia Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menunjukkan komitmen pribadinya dalam upaya meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat, khususnya para pekerja sektor informal yang sudah berusia lanjut. Dalam sebuah inisiatif yang menyentuh, beliau diketahui telah menggunakan dana pribadi (kocek pribadi) untuk membiayai pengadaan dan penyaluran sebanyak 2.303 unit becak listrik yang ditujukan secara khusus kepada para tukang becak yang sudah tergolong lansia.

Langkah ini merupakan bagian dari program yang bertujuan untuk meringankan beban kerja harian para pengayuh becak yang telah puluhan tahun mencari nafkah dengan mengandalkan kekuatan fisik semata. Becak listrik ini tidak hanya berfungsi sebagai pengganti alat transportasi yang lebih modern dan ramah lingkungan, tetapi juga sebagai “angin segar” bagi mereka yang sebelumnya sering kali merasa putus asa karena faktor usia dan keterbatasan tenaga.

Dampak Nyata pada Kualitas Hidup dan Pendapatan​ Bantuan ini telah memberikan dampak transformatif pada kehidupan para penerima. Menurut kesaksian salah satu pihak yang mengurus program ini, banyak pengayuh becak lansia yang tadinya hampir kehilangan harapan untuk bisa terus bekerja, kini kembali menemukan semangat dan mampu mencari nafkah dengan cara yang lebih bermartabat dan layak. Data di lapangan bahkan menunjukkan bahwa pendapatan para tukang becak ini bisa meningkat minimal hingga tiga kali lipat dari penghasilan mereka saat masih menggunakan becak manual. Peningkatan pendapatan yang signifikan ini secara langsung memperbaiki kondisi ekonomi keluarga mereka.

Salah satu penerima bantuan, seorang lansia yang telah 30 tahun lebih mengayuh becak, mengungkapkan rasa syukur dan kegembiraannya. Ia menyebutkan bahwa perbedaan antara becak manual dan becak listrik sangat terasa. Mereka tidak perlu lagi mengayuh sekuat tenaga, yang sering kali menimbulkan rasa pegal parah pada kaki dan membuat keringat bercucuran. Dengan becak listrik, mereka cukup menarik gas dan hanya sesekali mengayuh, terutama saat membawa muatan berat di tanjakan. Hal ini membuat pekerjaan mereka menjadi jauh lebih nyaman dan ringan.

Kepedulian Presiden Terhadap Rakyat Kecil​Para tukang becak penerima bantuan, seperti yang beroperasi di wilayah Tangerang, Banten, dan juga di beberapa kabupaten di Pulau Jawa seperti Pati, menyampaikan rasa terima kasih dan haru mereka. Mereka memandang Prabowo sebagai sosok Presiden yang benar-benar peduli dan memperhatikan rakyat kecil, khususnya seperti mereka yang berada di ujung tombak sektor informal.

Program ini, yang diinisiasi oleh Presiden melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN) dan difasilitasi oleh Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), bukan sekadar bantuan sesaat. Ini adalah bagian dari visi jangka panjang untuk memodernisasi alat transportasi tradisional. Bahkan, Presiden Prabowo telah menyampaikan rencana ambisiusnya untuk memperluas program ini hingga mencapai target 10.000 unit becak listrik yang akan diproduksi oleh industri pertahanan dan elektronik dalam negeri, seperti PT LEN dan PT Pindad, memastikan bahwa inovasi ini juga mendukung kemandirian industri nasional.

Meskipun sempat ada tawaran opsi bantuan modal usaha bagi mereka yang ingin beralih profesi, banyak lansia yang memilih untuk tetap setia pada profesi tukang becak, yang telah mereka jalani selama puluhan tahun. Becak listrik ini memungkinkan mereka untuk tetap produktif di usia senja, tanpa harus meninggalkan mata pencaharian yang mereka kuasai. Mereka berharap, penyaluran bantuan becak listrik ini dapat terus merata ke seluruh tukang becak lansia di Indonesia, sehingga semakin banyak yang dapat merasakan manfaatnya.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Exit mobile version