International

PBB Desak AS Patuhi Kewajiban Soal Palestina

Published

on

New York (usmnews) – PBB mendesak AS izinkan warga Palestina hadiri acara di markas besar, usai sanksi baru terhadap PA dan PLO. Juru bicara PBB Farhan Haq menyampaikan ini pada 1 Agustus, setelah sanksi baru AS terhadap PA dan PLO.

“Kami berharap Amerika Serikat tetap menegakkan kewajiban hukumnya berdasarkan perjanjian negara tuan rumah. Perjanjian itu memungkinkan siapa pun datang ke AS demi menjalankan tugas di PBB,” ujar Haq kepada wartawan.

Pernyataan ini muncul sehari setelah Departemen Luar Negeri AS mengumumkan sanksi terhadap sejumlah pejabat PA dan PLO. Sanksi tersebut mencakup pembatasan visa sebagai buntut dari dugaan ketidakpatuhan terhadap resolusi internasional serta dugaan dukungan terhadap tindakan terorisme. AS menjatuhkan sanksi berdasarkan laporan ke Kongres soal pelanggaran UU Kepatuhan 1989 dan UU Komitmen Perdamaian 2002.

Langkah ini melanjutkan kebijakan keras era Trump. PBB menilai pembatasan ini bisa menghambat partisipasi sah Palestina dalam forum internasional di markas PBB, termasuk isu kemanusiaan dan perdamaian.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Exit mobile version