Lifestyle
Panduan Lengkap Menanam Buah di Dalam Ruangan: Tantangan dan Pilihan Tanaman Terbaik

Semarang (usmnews) – Dikutip dari kompas.com Tren berkebun di dalam rumah kini tidak lagi terbatas pada tanaman hias daun, herbal, atau sayuran sederhana saja. Menanam tanaman buah di dalam ruangan (indoor) kini menjadi pilihan yang menarik dan estetis untuk mempercantik hunian. Meski demikian, memanen buah dari kebun indoor menuntut usaha ekstra dibandingkan tanaman hias biasa. Tantangan terbesar dalam menanam buah di dalam ruangan adalah pencahayaan. Cindy Funes, seorang pakar dan edukator berkebun, menekankan bahwa sebagian besar tanaman buah membutuhkan paparan sinar matahari langsung dengan intensitas tinggi dan durasi lama—kondisi yang sering kali sulit diduplikasi di dalam rumah. Namun, hal ini bukanlah halangan mutlak. Dengan kombinasi cahaya alami dari jendela dan bantuan lampu tanam (grow lights), Anda tetap bisa menikmati panen buah segar, mulai dari beri-berian hingga buah tropis.Berdasarkan rekomendasi para ahli hortikultura, berikut adalah tujuh jenis tanaman buah yang paling potensial untuk tumbuh subur di dalam ruangan:
1. Delima Kerdil (Dwarf Pomegranate)
Meskipun sering terlupakan, delima kerdil adalah kandidat yang sangat baik untuk pot indoor. Berbeda dengan pohon delima biasa, varietas ini tumbuh menyerupai semak kecil yang cantik. Keunggulan utamanya adalah sifatnya yang tangguh dan mudah tumbuh, menjadikannya pilihan ideal bagi pemula. Selain menghasilkan buah yang bergizi, tanaman ini juga menghasilkan bunga yang indah. Perawatan: Membutuhkan sinar matahari penuh dan tanah dengan drainase baik (tidak boleh terlalu basah atau terlalu kering). Pemangkasan rutin diperlukan untuk menjaga bentuknya agar tetap rapi di dalam ruangan.
2. Lemon Meyer

Lemon Meyer adalah tanaman favorit banyak orang karena merupakan jenis hibrida yang menghasilkan buah dengan rasa lebih manis dibanding lemon biasa. Selain itu, bunganya sangat harum dan dekoratif. Perawatan: Tanaman ini menyukai lokasi yang sejuk namun cerah. Hindari meletakkannya di dekat ventilasi pemanas karena udara panas dan kering dapat memicu stres dan serangan hama. Penggunaan humidifier (pelembap udara) dan lampu tanam sangat disarankan untuk menjaga kelembapan dan kebutuhan cahayanya. Tanah harus agak asam dan lembap, namun tidak menggenang.
3. Stroberi
Jika Anda memiliki ruang yang cukup terang, stroberi bisa menjadi pilihan menarik. Kunci sukses menanam stroberi indoor adalah memilih kultivar yang tidak terlalu bergantung pada durasi sinar matahari tertentu. Tantangan utamanya adalah penyerbukan. Karena tidak ada lebah di dalam rumah, Anda harus melakukan penyerbukan manual. Caranya cukup mudah: sapukan kuas kecil pada bunga untuk memindahkan serbuk sari dari kepala sari ke kepala putik. Perawatan: Sinar matahari penuh adalah mutlak. Hati-hati saat menyiram; tanah yang terlalu basah rentan menyebabkan infeksi jamur pada akar.
4. Pisang (Varietas Dwarf Cavendish)
Pisang yang biasa kita beli di pasar (Cavendish) tumbuh terlalu besar untuk rumah. Solusinya adalah menanam varietas Dwarf Cavendish. Pohon pisang kerdil ini menghasilkan buah berukuran mungil namun lezat. Nilai tambahnya terletak pada daunnya yang lebar dan batang yang eksotis, memberikan nuansa tropis instan pada ruangan Anda.Perawatan: Membutuhkan sinar matahari penuh yang intens dan pemupukan rutin setiap bulan agar dapat berbuah maksimal.
5. Raspberry

Menanam raspberry di dalam pot justru memiliki keunggulan tersendiri dibandingkan di kebun terbuka. Di alam bebas, akar raspberry cenderung invasif dan menyebar tak terkendali; menanamnya di pot mencegah masalah ini. Pilihlah varietas semak yang memang dikhususkan untuk wadah (container gardening).Perawatan: Pastikan tanaman mendapatkan sinar matahari penuh. Media tanam harus memiliki drainase yang sangat baik dan kondisi tanah yang agak asam.
6. Nanas
Menanam nanas di dalam ruangan mungkin adalah yang paling menantang dibandingkan buah lainnya. Tanaman ini idealnya tumbuh di kondisi rumah kaca (greenhouse) yang panas dengan cahaya intensitas tinggi. Namun, jika Anda memiliki ruang berjemur (sunroom) atau akses ke rumah kaca mini, nanas bisa tumbuh di luar habitat aslinya. Perawatan: Memerlukan cahaya tidak langsung namun sangat terang (intens), suhu yang hangat/panas, dan penyiraman mingguan.
7. Blueberry
Blueberry semak rendah (low-bush) bisa ditanam di dalam ruangan, namun memiliki syarat suhu yang unik. Tanaman ini membutuhkan periode “tidur” atau dormansi di suhu dingin selama beberapa bulan untuk bisa berbuah kembali. Perawatan: Tanah harus asam dan mendapat sinar matahari penuh. Tantangannya adalah manajemen suhu: Anda mungkin perlu memindahkan pot ke garasi atau gudang yang tidak dipanaskan saat musim dingin untuk memenuhi kebutuhan dormansinya, sebelum membawanya kembali ke dalam rumah yang hangat.







