Entertainment
NO NA Guncang Grand Final M7: Aksi Panggung Viral di Jakarta
Semarang (usmnews) – Dikutip dari RRI.co.id Gemuruh sorakan penonton memenuhi Tennis Indoor Senayan, Jakarta, pada Minggu (25/1/2026). Malam puncak turnamen esports paling bergengsi, Grand Final M7 World Championship, tidak hanya menyajikan pertarungan sengit antar tim profesional, tetapi juga menjadi panggung pembuktian bagi girl group Indonesia, NO NA.
Grup yang digawangi oleh Baila Fauri, Christy Gardena, Esther Geraldone, dan Shazfa Adesya ini sukses mengambil alih perhatian ribuan pasang mata. Tampil di jeda pertandingan panas antara tim tuan rumah Alter Ego melawan wakil Filipina, Aurora Gaming, mereka membuktikan kelasnya sebagai idola masa depan.
NO NA Debutkan Lagu “Work” Bersama 88rising
Kuartet ini memanfaatkan sorotan dunia di panggung M7 untuk memperkenalkan karya terbarunya. Mereka membawakan single anyar berjudul “Work” dengan penuh tenaga. Penampilan ini terasa spesial karena lagu tersebut merupakan rilis perdana mereka di bawah payung label internasional, 88rising.
Mengusung genre pop dance dengan ketukan beat yang agresif, NO NA menunjukkan sisi musikalitas yang lebih dewasa dan berani. Penonton merespons dentuman musik tersebut dengan sorakan meriah, menciptakan gelombang energi yang menjalar ke seluruh penjuru stadion. Lagu “Work” tidak hanya menonjolkan vokal para anggota, tetapi juga menekankan kekuatan performa visual yang memang menjadi ciri khas grup ini.
[Baca Juga: Klarifikasi Total: Tuduhan Pajak Cha Eun-woo Hanya Isu Tanpa Dasar]
Koreografi Ekstrem Jadi Sorotan
Hal yang paling membedakan penampilan malam itu adalah keberanian grup ini dalam menari. Baila dan rekan-rekannya memperagakan koreografi yang tergolong “ekstrem” dan menantang, berbeda jauh dari gerakan girl group pada umumnya yang seringkali bermain aman.
Gerakan-gerakan tajam dan formasi yang rumit mereka eksekusi dengan presisi tinggi. Aksi panggung yang berani ini langsung memancing reaksi positif di jagat maya. Banyak netizen yang memuji totalitas pelantun “Sizzle” ini dalam mendobrak standar penampilan panggung. Publik bahkan menyebut aksi mereka sebagai salah satu yang paling ikonik sepanjang perhelatan kompetisi dunia ini.
Identitas Kuat di Kancah Esports
Selain lagu baru, mereka juga membawakan “Sizzle”, tembang yang sebelumnya telah rilis sebagai anthem resmi turnamen M7. Dengan membawakan lagu ini, posisi mereka semakin tegas. Grup ini bukan sekadar pengisi acara hiburan biasa, melainkan bagian integral dari kultur esports yang kini tengah mendunia.
Penampilan di Grand Final M7 ini menjadi tonggak penting bagi karier grup vokal tersebut. Dukungan label besar, konsep visual yang matang, serta kemampuan vokal dan tari yang mumpuni membuat talenta muda ini siap bersaing di level yang lebih tinggi di industri musik global.