Nasional

Siap Total! MTQ XXXI Layani 7.000 Orang, Panitia Siaga 24 Jam

Published

on

Semarang (usmnews) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan kesiapan penyelenggaraan MTQ XXXI di Kota Semarang yang akan berlangsung pada 11–20 September 2026. Dua hari menjelang pembukaan, seluruh panitia diminta siaga untuk memastikan pelayanan terhadap kafilah dari seluruh Indonesia berjalan optimal.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen memberikan instruksi tersebut saat mengikuti final check MTQ XXXI di Grhadika Bhakti Praja, Rabu (9/9/2026). Menurutnya, penyelenggaraan ajang nasional tersebut merupakan tanggung jawab yang harus dilaksanakan dengan penuh kesiapan dan kebanggaan.

“Saya berharap PIC (Person in Charge) lalu LO (Liaison Officer) benar-benar sudah memfinalisasi pada rapat terakhir kali ini, dan harus standby handphone-nya. Kapan pun nanti ada kontak dari 38 provinsi ini bisa langsung mendapatkan jawaban,” tegas Taj Yasin.

MTQ XXXI Masuk Tahap Finalisasi

Taj Yasin mengatakan, persiapan secara keseluruhan telah mencapai lebih dari 90 persen dan kini memasuki tahap finalisasi. Persiapan tersebut tidak hanya mencakup venue perlombaan, tetapi juga akomodasi serta pelayanan bagi para kafilah.

Sebanyak 12 venue telah dipersiapkan untuk menjadi lokasi berbagai rangkaian kegiatan. Panitia juga memastikan kebutuhan peserta selama berada di Kota Semarang dapat terpenuhi dengan baik.

Untuk mendukung pergerakan peserta dan rombongan, panitia menyiapkan layanan transportasi terintegrasi. Armada yang disediakan terdiri atas bus, minibus, kendaraan tipe MPV, serta truk boks yang digunakan untuk menangani kebutuhan bagasi dan logistik.

Dengan jumlah total sekitar 7.000 orang yang terlibat, termasuk 2.242 peserta MTQ, kesiapan transportasi menjadi salah satu aspek penting dalam penyelenggaraan kegiatan.

12 Venue Disiapkan untuk Perlombaan

Sejumlah lokasi di Kota Semarang dan sekitarnya telah disiapkan sebagai venue kegiatan. Lokasi tersebut meliputi Masjid Raya Baiturrahman, Auditorium Kanwil Kemenag Jawa Tengah, Rumah Dinas Wali Kota Semarang, Simpang Lima sebagai arena utama, serta Studio Catwalk Kemenaker.

Venue lainnya yakni Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, PRPP (Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan), Universitas Diponegoro (Undip), UIN Walisongo, BPSDM Provinsi Jawa Tengah, Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), dan BP2KLK Semarang.

Kesiapan masing-masing lokasi terus dimatangkan agar seluruh perlombaan dan kegiatan pendukung dapat berlangsung sesuai jadwal.

“Secara keseluruhan kita sudah 90 persen sekian, sudah maksimal,” ujar Taj Yasin.

Armada Terintegrasi Layani 7.000 Orang

Besarnya jumlah peserta dan rombongan membuat kebutuhan mobilitas menjadi perhatian khusus. Panitia pun menyiapkan armada terintegrasi yang disesuaikan dengan kebutuhan perjalanan kafilah.

Bus dan minibus akan digunakan untuk mendukung mobilitas rombongan, sementara kendaraan MPV disiapkan untuk kebutuhan tertentu. Selain itu, unit truk boks disediakan untuk membantu penanganan bagasi dan logistik para kafilah.

Taj Yasin juga meminta PIC dan LO dari masing-masing kafilah tetap mudah dihubungi. Hal tersebut penting untuk mempercepat penanganan apabila terdapat kebutuhan maupun persoalan yang muncul selama rangkaian kegiatan.

Kesiapan komunikasi menjadi bagian penting dalam pelayanan terhadap kafilah yang datang dari 38 provinsi.

Layanan Kesehatan Disiapkan

Selain transportasi dan venue, aspek kesehatan juga menjadi bagian dari persiapan MTQ XXXI. Pemerintah telah menyiapkan sejumlah rumah sakit rujukan untuk mengantisipasi kebutuhan medis selama kegiatan berlangsung.

Rumah sakit yang disiapkan antara lain RSUP Dr Kariadi, RS Nasional Diponegoro (RSND), RS Telogorejo, RSUD KRMT Wongsonegoro, dan RSUD Tugurejo.

Keberadaan rumah sakit rujukan tersebut diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi peserta, panitia, maupun seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan MTQ.

MTQ XXXI Diharapkan Gerakkan Ekonomi Jateng

Selain memastikan kelancaran perlombaan, Taj Yasin berharap penyelenggaraan MTQ XXXI memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat Jawa Tengah.

Berbagai kegiatan pendukung telah disiapkan untuk menarik perhatian pengunjung sekaligus memperkenalkan potensi daerah. Di antaranya Job Fair, bazar UMKM, serta sejumlah kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Kota Semarang seperti dugderan, kirab, dan rebana.

“Bahwa di situ ada Job Fair, ada bazar UMKM, lalu ada Kota Semarang mengadakan dugderan, kirab, rebana, dan lain sebagainya. Kita berharap perputaran ekonomi sekitar Rp1,2 triliun, kita menghitung dengan BPS kemarin,” urainya.

Dengan banyaknya peserta dan pengunjung yang hadir, perhelatan tersebut diharapkan memberikan efek terhadap berbagai sektor ekonomi, mulai dari UMKM, kuliner, transportasi, hingga pariwisata.

Seluruh Perangkat Musabaqah Dipastikan Final

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI, Abu Rokhmad mengatakan, seluruh perangkat yang berkaitan dengan pelaksanaan MTQ XXXI telah dipastikan final.

Persiapan tersebut meliputi penetapan peserta, dewan hakim, panitera, hingga majelis kode etik. Seluruh unsur tersebut diperlukan untuk memastikan pelaksanaan perlombaan berjalan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.

Selain cabang musabaqah yang diperlombakan, penyelenggaraan kali ini juga menghadirkan eksibisi bagi penyandang disabilitas sensorik tuli.

Abu mengatakan, eksibisi tersebut diharapkan dapat menjadi langkah awal agar pada penyelenggaraan MTQ berikutnya kategori tersebut dapat ditetapkan sebagai salah satu cabang lomba resmi.

“Jadi seluruh perlombaan musabaqah kami harap bisa berjalan lancar, berlangsung dengan baik, dan memenuhi seluruh ketentuan yang sudah kita sepakati bersama,” pungkas Abu.

Dengan persiapan yang telah mencapai lebih dari 90 persen, Pemprov Jawa Tengah bersama panitia terus melakukan pengecekan akhir. Mulai dari venue, akomodasi, transportasi, kesehatan, hingga kesiapan perangkat perlombaan terus dimatangkan.

Kesiapan tersebut diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada sekitar 7.000 orang yang terlibat dalam MTQ XXXI, sekaligus memastikan seluruh rangkaian kegiatan di Kota Semarang berjalan aman, tertib, dan lancar.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Please enable JavaScript to complete the security verification.

Trending

Exit mobile version