Anak-anak
Momen Hangat Prabowo Subianto Menyapa dan Memeluk Anak-Anak di Pengungsian Langkat

Semarang (usmnews) – Dikutip dari KOMPAS.com, Kehadiran Presiden Prabowo Subianto di posko pengungsian korban bencana banjir di MAN 1 Langkat, Desa Pekubuan, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, pada hari Sabtu, 13 Desember 2025, menjadi momen yang penuh emosional dan harapan.
Kunjungan yang dilakukan pada siang hari tersebut tidak hanya sekadar peninjauan formal, melainkan juga menjadi ajang interaksi hangat antara pemimpin negara dengan rakyat yang sedang dirundung duka akibat bencana alam.

Setibanya di lokasi pengungsian sekitar pukul 11.05 WIB, setelah mendarat di Lapangan Upacara Sapta Haprabu menggunakan helikopter, Presiden Prabowo langsung bergerak menggunakan mobil taktis Maung MV3 menuju lokasi bencana.
Sepanjang perjalanan menuju titik pengungsian, antusiasme warga terlihat jelas. Mereka berjejer rapi di pinggir jalan, menyambut kedatangan Kepala Negara. Presiden pun merespons sambutan tersebut dengan melambaikan tangan dari sunroof mobil, sebuah gestur sederhana namun bermakna yang menunjukkan kedekatannya dengan rakyat.
Sesampainya di posko pengungsian MAN 1 Langkat, agenda pertama Presiden adalah meninjau dapur umum. Langkah ini sangat krusial untuk memastikan bahwa kebutuhan pangan para pengungsi, yang merupakan kebutuhan dasar paling mendesak, dapat terpenuhi dengan baik dan layak. Prabowo ingin memastikan secara langsung bahwa makanan yang dimasak untuk para korban banjir higienis dan cukup jumlahnya.
Setelah memastikan kondisi dapur umum, Presiden kemudian berjalan menuju tenda-tenda pengungsian berwarna oranye milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Di sinilah momen menyentuh terjadi. Prabowo tidak segan untuk berbaur langsung dengan para pengungsi tanpa sekat birokrasi yang kaku. Perhatian utamanya tertuju pada kelompok yang paling rentan, yaitu anak-anak dan kaum ibu.Dengan penuh kasih sayang, Prabowo menyapa dan mengelus kepala sejumlah anak yang berada di sana.
Bahkan, dalam satu kesempatan, beliau terlihat menggendong seorang anak berbaju ungu, berusaha menghibur dan memberikan keceriaan di tengah situasi sulit yang mereka hadapi.

Tindakan spontan ini seolah ingin menyampaikan pesan bahwa mereka tidak sendirian dalam menghadapi musibah ini. Tak hanya itu, Prabowo juga terlihat menenangkan seorang ibu yang menangis tersedu-sedu di hadapannya, mendengarkan keluh kesah mereka dengan penuh empati.
Dalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi negara, antara lain Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, serta Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Angga Raka Prabowo.
Kehadiran rombongan pemerintah pusat ini menegaskan komitmen negara untuk hadir dan memberikan dukungan penuh bagi pemulihan pascabencana di Langkat.
Pesan kuat yang disampaikan Prabowo kepada para pengungsi, “Kalian keluarga kami, kami tidak akan tinggalkan kalian,” menjadi penutup yang menenangkan hati para korban, menjanjikan bahwa bantuan dan perhatian pemerintah akan terus mengalir hingga kondisi kembali pulih.







