Connect with us

Lifestyle

Mitos atau Fakta, Benarkah Konsumsi Daun Kelor Efektif untuk Menambah Tinggi Badan?

Published

on

Semarang (usmnews) – Dikutip dari cnnindonesia.com Kelor, atau yang dikenal di dunia ilmiah sebagai Moringa oleifera, belakangan ini kian populer sebagai “superfood” lokal yang kaya manfaat. Kandungan vitamin, mineral, dan senyawa bioaktif di dalamnya sering kali digadang-gadang sebagai solusi berbagai masalah kesehatan. Salah satu topik yang menarik perhatian publik adalah potensi daun kelor dalam membantu proses pertumbuhan, khususnya dalam menambah tinggi badan. Namun, sebelum menyimpulkan khasiatnya, penting untuk memahami mekanisme biologis pertumbuhan manusia yang sebenarnya sangat dipengaruhi oleh faktor genetik dan asupan nutrisi selama masa perkembangan.

​Profil Nutrisi Moringa Oleifera

​Tanaman yang berasal dari India Utara ini dan sering disebut sebagai drumstick tree atau ben oil tree telah lama menjadi primadona dalam pengobatan tradisional. Hampir seluruh bagian tanamannya dapat dimanfaatkan, namun bagian daunlah yang paling sering diolah sebagai pangan atau herbal. Popularitas ini bukan tanpa alasan; berbagai riset ilmiah mengonfirmasi bahwa daun kelor sarat akan senyawa antioksidan dan antiinflamasi yang berfungsi melindungi tubuh dari kerusakan sel akibat stres oksidatif.

​Kandungan Gizi Super untuk Kesehatan Tulang

​Untuk menjawab kaitan antara kelor dan tinggi badan, kita harus membedah kandungan nutrisinya terlebih dahulu. Daun kelor merupakan gudang mikronutrien yang krusial bagi tubuh. Di dalamnya terkandung Vitamin A, Vitamin B kompleks, Vitamin C, serta deretan mineral vital seperti kalsium, magnesium, zat besi, dan fosfor.

​Secara spesifik, data nutrisi mencatat angka yang fantastis dalam setiap 100 gram daun kelor:

  • Kalsium: Mencapai 173% dari kebutuhan harian.
  • Zat Besi: Mencapai 133% dari kebutuhan harian.
  • Magnesium: Mencapai 126% dari kebutuhan harian.
  • Vitamin A: Mencapai 176% dari kebutuhan harian.

​Kombinasi kalsium, magnesium, dan fosfor adalah fondasi utama dalam pembentukan kepadatan tulang (bone density). Tulang yang sehat dan kuat merupakan prasyarat mutlak bagi pertumbuhan fisik yang optimal pada anak-anak dan remaja.

​Manfaat Kesehatan Lainnya

​Selain potensi untuk tulang, konsumsi daun kelor memberikan manfaat sistemik bagi tubuh:

  1. Perlindungan Antioksidan: Senyawa flavonoid dan beta karoten di dalamnya bekerja menangkal radikal bebas, menjaga sel-sel tubuh tetap sehat.
  2. Kesehatan Jantung: Sifat antiinflamasinya berpotensi membantu mengelola kadar kolesterol dan tekanan darah, menjaga kesehatan sistem kardiovaskular.
  3. Kontrol Gula Darah: Senyawa aktif dalam kelor juga dikaitkan dengan perbaikan sensitivitas insulin, yang membantu menjaga kestabilan gula darah.

​Kesimpulan: Apakah Bisa Menambah Tinggi Badan?

​Lantas, apakah daun kelor adalah “obat” penambah tinggi badan? Jawabannya memerlukan pemahaman yang lurus. Secara ilmiah, belum ada studi spesifik yang menyatakan bahwa konsumsi daun kelor secara otomatis akan menambah tinggi badan seseorang.

​Namun, daun kelor berperan sebagai pendukung vital. Karena kekayaan nutrisinya terutama protein dan mineral pembentuk tulang daun kelor membantu tubuh anak atau remaja memenuhi “bahan baku” yang dibutuhkan untuk tumbuh. Jika tubuh kekurangan nutrisi (stunting atau malnutrisi), pertumbuhan akan terhambat. Dengan mengonsumsi kelor, hambatan nutrisi tersebut bisa diatasi, sehingga tubuh dapat tumbuh maksimal sesuai potensi genetiknya.

​Jadi, daun kelor bukanlah agen penambah tinggi badan instan, melainkan sumber nutrisi superior yang memastikan proses pertumbuhan tulang tidak terganggu. Untuk hasil maksimal, asupan nutrisi dari kelor harus dibarengi dengan tidur yang cukup, aktivitas fisik yang merangsang tulang, dan gaya hidup sehat lainnya.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *