Connect with us

International

Misi Diplomatik Strategis di Ankara: Agenda Besar Pertemuan Menlu RI dan Presiden Erdogan

Published

on

Semarang (usmnews) – Dikutip dari CNN Indonesia, Mengawali langkah diplomasi di awal tahun 2026, Pemerintah Indonesia menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat poros kerja sama dengan negara-negara di kawasan transkontinental.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Indonesia dijadwalkan melakukan kunjungan resmi ke Ankara, Turki, untuk mengadakan pertemuan tingkat tinggi dengan Presiden Recep Tayyip Erdogan. Pertemuan ini bukan sekadar kunjungan kehormatan biasa, melainkan sebuah misi diplomatik yang membawa sejumlah agenda krusial bagi kepentingan nasional dan stabilitas global.

​Mempererat Kemitraan Strategis dan Pertahanan

​Salah satu poin utama yang akan dibahas dalam pertemuan tersebut adalah penguatan kemitraan strategis di sektor pertahanan. Turki telah menjadi salah satu mitra industri pertahanan paling vital bagi Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Fokus pembicaraan diprediksi akan mencakup:

  • Transfer Teknologi Militer: Kelanjutan proyek bersama dalam pengembangan kendaraan tempur dan sistem kedirgantaraan, termasuk minat Indonesia terhadap teknologi drone (UAV) canggih milik Turki yang telah terbukti efektivitasnya di berbagai medan konflik.
  • Keamanan Siber: Kolaborasi dalam memperkuat infrastruktur digital kedua negara guna menghadapi ancaman siber yang semakin kompleks di tahun 2026.

​Akselerasi Ekonomi dan Perjanjian IT-CEPA

​Di bidang ekonomi, kedua negara berkomitmen untuk segera menuntaskan negosiasi Indonesia-Turkey Comprehensive Economic Partnership Agreement (IT-CEPA). Menlu RI membawa misi untuk memastikan hambatan perdagangan dapat dikurangi sehingga volume perdagangan bilateral dapat mencapai target yang telah disepakati sebelumnya.

​Pemerintah Indonesia juga melirik potensi investasi besar dari perusahaan-perusahaan konstruksi Turki untuk terlibat lebih dalam pada proyek-proyek strategis nasional, termasuk pembangunan infrastruktur pendukung di Ibu Kota Nusantara (IKN). Pengalaman Turki dalam industri konstruksi global diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi percepatan pembangunan di Indonesia.

​Posisi Bersama terhadap Isu Palestina dan Geopolitik

​Sebagai dua negara dengan mayoritas penduduk Muslim terbesar dan memiliki pengaruh signifikan di Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), koordinasi mengenai isu kemanusiaan di Gaza dan Palestina menjadi agenda yang tidak terpisahkan. Menlu RI dan Presiden Erdogan akan menyelaraskan posisi diplomatik mereka untuk terus mendesak komunitas internasional agar melakukan gencatan senjata permanen dan mendukung solusi dua negara.

​Sikap tegas Indonesia dan Turki sering kali menjadi rujukan bagi negara-negara berkembang lainnya. Oleh karena itu, konsolidasi kekuatan antara Jakarta dan Ankara dianggap perlu untuk memastikan suara negara-negara Selatan tetap terdengar dalam forum-forum besar seperti G20 maupun PBB, terutama di tengah ketidakpastian politik dunia.

​Harapan Masa Depan

​Kunjungan ini menegaskan bahwa Indonesia memandang Turki sebagai mitra kunci di jembatan antara Asia dan Eropa. Keberhasilan misi diplomatik ini diharapkan tidak hanya membawa keuntungan ekonomi jangka pendek, tetapi juga menciptakan stabilitas keamanan dan politik yang lebih kokoh bagi kedua negara di masa depan.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *