Business

Menilik “Super Factory” BYD di Zhengzhou, Ekosistem Manufaktur Terintegrasi Penopang Ambisi Pasar Global

Published

on

Semarang (usmnews) – Dikutip dari kompas.com Zhengzhou, sebuah kota yang sarat nilai sejarah sebagai salah satu dari delapan ibu kota kuno Tiongkok, kini telah bertransformasi menjadi detak jantung baru bagi industri otomotif masa depan. Di tengah populasi padat mencapai 14 juta jiwa, kota ini telah memantapkan posisinya sebagai hub vital bagi pengembangan Kendaraan Energi Baru (New Energy Vehicles/NEV) di Negeri Tirai Bambu. Kehadiran tujuh produsen otomotif besar di wilayah ini menciptakan iklim kompetisi yang sehat, namun BYD hadir sebagai pemain kunci yang secara signifikan mendongkrak kapasitas produksi NEV kota tersebut hingga melampaui angka 1,1 juta unit per tahun.

Pencapaian Fenomenal di Tahun 2025

​Keberadaan pabrik di Zhengzhou ini tidak lepas dari performa gemilang BYD di kancah internasional. Sepanjang tahun 2025, raksasa otomotif ini berhasil membukukan total penjualan global yang fantastis, yakni mencapai 4,6 juta unit kendaraan. Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan bukti validasi atas strategi agresif perusahaan dalam melakukan ekspansi pasar dan penguatan teknologi.

​Liu Xueliang, selaku General Manager BYD Asia Pacific Auto Sales Division, menegaskan bahwa pencapaian ini adalah buah dari inovasi berkelanjutan. Sorotan khusus juga tertuju pada kinerja ekspor, di mana untuk pertama kalinya dalam sejarah perusahaan, BYD sukses mengirimkan lebih dari satu juta unit NEV ke pasar luar negeri. Dalam konteks ini, Liu juga memberikan apresiasi khusus terhadap pasar Indonesia. Menurutnya, Indonesia tidak hanya berkontribusi pada angka ekspor, tetapi juga menunjukkan sinyal kuat kepada dunia mengenai penerimaan dan dukungan negara tersebut terhadap transisi menuju kendaraan energi baru.

Konsep “Super Factory” yang Terintegrasi

​Fasilitas produksi BYD di Zhengzhou, yang mulai dibangun sejak perusahaan memasuki kawasan industri ini pada September 2021, bukanlah pabrik perakitan biasa. Berlokasi strategis di Zhengzhou Airport Economy Zone, kompleks ini berdiri di atas lahan seluas 10,67 juta meter persegi. Skala yang masif ini menjadikannya sebuah Mega Factory atau pabrik super yang dirancang dengan pendekatan ekosistem industri hulu ke hilir.

​Di dalam kompleks raksasa ini, BYD menerapkan integrasi vertikal yang menyeluruh. Fasilitas ini tidak hanya merakit bodi mobil, tetapi juga memproduksi komponen-komponen vital secara mandiri. Terdapat Blade Battery Power Battery Park untuk produksi baterai, New Materials Park, serta pabrik komponen inti lainnya. Konsep “satu atap” ini memungkinkan BYD meminimalisasi ketergantungan pada pemasok eksternal, mempercepat inovasi, serta melakukan efisiensi biaya logistik dan produksi secara signifikan.

Fasilitas Pengujian Ekstrem di Lokasi

​Salah satu fitur paling ikonik dan membedakan pabrik Zhengzhou dengan fasilitas manufaktur lainnya adalah keberadaan sirkuit pengujian internal yang sangat luas. Terdapat BYD All-Terrain Circuit seluas 198.700 meter persegi yang dibangun berdampingan langsung dengan lini produksi.

​Sirkuit ini memungkinkan setiap kendaraan yang baru selesai dirakit untuk langsung menjalani uji coba dalam berbagai skenario jalan dan kondisi ekstrem. Hal ini menjamin bahwa setiap unit yang dikirim ke konsumen telah lolos uji kualitas yang ketat. Dengan menggabungkan manufaktur canggih, produksi komponen inti, dan pengujian lapangan dalam satu kawasan, pabrik Zhengzhou menjadi fondasi kokoh bagi BYD untuk mempertahankan standar kualitas tinggi sekaligus memenuhi permintaan pasar global yang terus melonjak.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Exit mobile version