Business

Menembus Genangan Demi Kehidupan: Kisah Wasman, Pedagang Ikan yang Tak Gentar Melawan Banjir Bekasi

Published

on

Semarang (usmnews) – Di tengah situasi banjir yang melumpuhkan aktivitas sebagian besar warga di kawasan Perumnas 1, Jalan Nangka Raya, Bekasi Barat, sebuah pemandangan kontras dan menginspirasi terlihat di tengah keruhnya air.

Wasman (54), seorang pedagang ikan keliling, memilih untuk tidak menyerah pada keadaan. Ketika banyak orang memilih untuk berdiam diri di rumah atau sibuk menyelamatkan harta benda, Wasman justru terlihat gigih mendorong sepeda motornya membelah genangan air berwarna cokelat pekat setinggi lutut orang dewasa demi menjajakan dagangannya.

Hujan deras yang mengguyur wilayah Jabodetabek sejak dini hari telah mengubah jalanan perumahan tersebut menjadi sungai dadakan. Namun, bagi Wasman, dapur harus tetap mengebul dan kebutuhan keluarga tidak bisa ditunda hanya karena cuaca buruk. Dengan tekad yang kuat, ia tetap berkeliling dari satu blok ke blok lain, menawarkan ikan segar kepada warga yang terjebak di rumah mereka. “Ya mau gimana lagi, namanya kebutuhan, Mas. Kalau nggak jualan, anak istri mau makan apa?” ungkap Wasman dengan senyum getir namun penuh semangat. Ia menyadari risiko bahwa sepeda motornya bisa saja mogok atau barang dagangannya tidak laku, namun harapan untuk membawa pulang “cuan” (keuntungan) mengalahkan ketakutannya terhadap banjir.

Kehadiran Wasman di tengah banjir justru menjadi “penyelamat” kecil bagi warga sekitar. Banyak ibu rumah tangga yang kesulitan keluar kompleks untuk berbelanja kebutuhan pokok ke pasar akibat akses jalan yang terputus oleh genangan air. Kedatangan Wasman yang membawa sumber protein segar di depan pagar rumah mereka disambut dengan antusias. Interaksi jual beli ini tidak hanya sekadar transaksi ekonomi, tetapi juga mencerminkan simbiosis mutualisme yang kuat di tengah bencana; warga terbantu mendapatkan lauk-pauk tanpa harus basah kuyup ke pasar, sementara Wasman mendapatkan penghasilan untuk menyambung hidup.

Meski demikian, Wasman tetap menyimpan harapan besar kepada pemerintah. Di sela-sela kesibukannya melayani pembeli, ia menyuarakan aspirasi agar pemerintah setempat, khususnya Pemerintah Kota Bekasi, dapat memberikan solusi konkret dan permanen untuk mengatasi masalah banjir tahunan ini.

Baginya, meski ia sanggup menerjang banjir hari ini, ia mendambakan lingkungan yang kering dan nyaman agar ia dan pedagang kecil lainnya bisa mencari nafkah dengan lebih tenang dan aman di masa depan.

Kisah Wasman adalah potret nyata ketangguhan rakyat kecil Indonesia yang tak mudah patah arang meski alam sedang tidak bersahabat.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Exit mobile version