Business
Mendagri Pastikan Stok Beras SPHP di Palembang Aman
Palembang (usmnews) – Mendagri Tito pastikan stok beras SPHP di Palembang aman dan distribusinya lancar. Tito dan Mentan Amran meninjau penjualan beras SPHP di Pasar KM 5 Palembang, Jumat (6/9), dalam rangka GPM.
“Stok beras cukup banyak. Presiden telah memerintahkan Bulog untuk mendistribusikan beras ke masyarakat dalam bentuk SPHP. Dari beberapa lokasi yang kami cek, termasuk di Palembang, distribusinya berjalan lancar,” ujar Tito.
Tito menyimpulkan masyarakat memilih beras SPHP karena harganya murah dan kualitasnya baik.
“Masyarakat bilang beras SPHP ini murah dan kualitasnya bagus. Kami harap, dengan distribusi yang masif, harga beras di daerah yang sempat naik bisa turun, dan di daerah yang sudah turun bisa stabil,” katanya.
Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan bahwa stok beras SPHP di Sumatera Selatan aman dan harga tetap terkendali.
Sementara itu, Pimpinan Wilayah Bulog Sumsel Babel, Mersi Windrayani, menjelaskan bahwa Bulog menggencarkan Gerakan Pangan Murah (GPM) di seluruh wilayah Sumsel dan Bangka Belitung.
“Hari ini kami melaksanakan GPM di 37 titik di Sumsel, termasuk 19 titik di Palembang. Kami menggelontorkan total 144 ton beras, disalurkan melalui lima cabang Bulog,” jelas Mersi.
Bulog menyalurkan 2 ton beras SPHP di setiap titik, dalam kemasan karung 5 kilogram. Harga jual ditetapkan Rp57.000 per 5 kilogram, dan masyarakat hanya boleh membeli maksimal dua kemasan atau 10 kilogram per orang.
Untuk penyaluran SPHP hingga Desember 2025, Bulog menargetkan 44.000 ton, sementara stok beras di gudang Sumsel-Babel saat ini mencapai 99.000 ton, cukup untuk 5 hingga 6 bulan ke depan.
“Kami terus menyerap gabah dari petani agar stok terus bertambah. Selain itu, SPHP berdampak langsung pada harga beras premium di pasar tradisional, ritel, dan toko modern,” tambah Mersi.
Dengan stok beras yang cukup dan distribusi yang lancar, pemerintah berharap harga beras tetap stabil dan kebutuhan pokok masyarakat terpenuhi menjelang akhir tahun.