USM News
Lutung Kehilangan Tangan Usai Panjat Tiang Listrik di Gunungpati Semarang
Semarang (usmnews) – Seekor satwa primata mengalami kecelakaan nahas pada hari Selasa pagi yang cerah. Kera jenis lutung ini memanjat tiang listrik kawasan Gunungpati Kota Semarang. Nahasnya, lutung tersetrum saat bermain melintasi jaringan kabel bertegangan tinggi tersebut. Akibatnya, hewan malang ini menderita luka sangat parah pada bagian tubuhnya. Selanjutnya, warga sekitar segera mengambil tindakan cepat merespons kejadian mengerikan ini. Mereka langsung mengamankan satwa tersebut ke dalam sebuah kurungan bambu sederhana. Tindakan sigap warga sukses mencegah dampak buruk bagi keselamatan penduduk setempat. Warga lantas meminta bantuan kepada pihak berwenang menangani situasi darurat ini.
Kronologi Lutung Tersetrum Listrik Kawasan Gunungpati
Warga yang melihat peristiwa tersebut bergegas mendatangi markas petugas pemadam kebakaran. Mereka menginformasikan insiden lutung tersetrum kepada para petugas jaga Pos Gunungpati. Kemudian, Kepala Bidang Operasional Pemadam Kebakaran Kota Semarang membenarkan laporan tersebut. Tantri Pradono menerangkan kronologi kejadian nahas ini secara rinci kepada wartawan. “Jadi dia posisi kesetrum gara-gara main di tiang listrik, dan itu jaringan listrik yang besar itu, terus dia kesetrum, tangannya putus,” kata Tantri. Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa primata ini hidup bebas sekitar permukiman. Bahkan, warga sering melihat kelompok kera ini berkeliaran mencari makan harian.
Petugas Damkar Merespons Laporan Lutung Tersetrum Aliran Listrik
Oleh karena itu, tim penyelamat langsung meluncur menuju lokasi tempat kejadian. Sesampainya sana, mereka melihat kera itu berada dalam sebuah kurungan ayam. Sayangnya, kondisi tangan kiri satwa liar tersebut sudah dalam keadaan hancur. Meskipun demikian, primata ini mampu bertahan hidup melewati sengatan arus kuat. “Kondisinya lutungnya tangannya sudah mau putus, nggak mati untungnya,” jelas Tantri. Selanjutnya, petugas segera memastikan lingkungan sekitar sudah aman dari potensi bahaya. Mereka bekerja sangat hati-hati supaya kera malang itu tidak meronta ketakutan. Hasilnya, tim sukses memastikan kondisi hewan tersebut stabil tanpa pendarahan hebat.
Proses Penyelamatan Satwa Tersengat Arus Melibatkan Banyak Pihak
Setelah proses pengamanan berhasil, tim pemadam kebakaran menghubungi lembaga konservasi resmi. Mereka langsung berkoordinasi bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam wilayah setempat. Petugas melaporkan adanya temuan hewan liar menderita luka parah akibat kecelakaan. “Kemudian kami berkoordinasi dengan BKSDA adanya temuan lutung dengan kondisi tulang tangan kiri dalam keadaan putus,” ucapnya. Sementara itu, pihak balai konservasi akan melakukan penimbangan berat badan primata. Tantri memperkirakan ukuran tubuh satwa tersebut lumayan besar meski belum menimbangnya. Pada akhirnya, instansi berwenang akan merawat hewan ini sampai pulih kembali. Mereka berharap kejadian serupa tidak menimpa satwa liar lainnya masa depan.
Harapan Warga Mencegah Insiden Hewan Tersengat Listrik Berulang
Sebagai penutup, peristiwa memilukan ini menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat luas. Masyarakat harus selalu mewaspadai keberadaan satwa liar sekitar area tiang listrik. Selain itu, warga bisa rutin melaporkan kemunculan hewan liar kepada petugas. Langkah antisipasi ini sangat berguna mencegah terulangnya kecelakaan fatal menimpa satwa primata. Tentu saja, kolaborasi antara warga dan petugas selalu menghasilkan tindakan nyata. Mereka berhasil menyelamatkan nyawa satu makhluk hidup dengan sangat cepat sekali. Oleh sebab itu, kepedulian lingkungan harus terus mengakar kuat dalam jiwa masyarakat. Kita semua memiliki tanggung jawab besar menjaga kelestarian satwa liar bersama.