Nasional
Lumpuh Akibat Genangan, Rangkuman Gangguan Operasional TransJakarta Januari 2026

Semarang (usmnews) – Dikutip dari CNN Indonesia, Curah hujan ekstrem yang mengguyur wilayah Ibu Kota sejak dini hari telah mengakibatkan sejumlah titik jalan utama terendam banjir. Kondisi ini secara langsung berdampak pada mobilitas warga, terutama bagi para pengguna setia TransJakarta.
Berdasarkan laporan terbaru pada 12 Januari 2026, PT Transportasi Jakarta terpaksa melakukan penyesuaian operasional secara masif guna menjamin keamanan penumpang dan armada di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.

Penyebab Utama dan Kondisi Terkini
Hujan dengan intensitas tinggi yang turun tanpa henti sejak malam sebelumnya menyebabkan sistem drainase di beberapa kawasan vital tidak mampu menampung debit air. Akibatnya, genangan setinggi 30 hingga 50 cm muncul di jalur-jalur busway, yang membuat bus sulit melintas tanpa risiko kerusakan mesin atau membahayakan keselamatan penumpang. Pihak manajemen TransJakarta menyatakan bahwa langkah ini diambil sebagai respons darurat untuk menghindari penumpukan kendaraan di area yang terjebak banjir.
Daftar Rute yang Mengalami Penyesuaian
Beberapa koridor utama mengalami perubahan layanan, mulai dari pengalihan jalur (detour) hingga perpendekan rute. Berikut adalah beberapa rute yang terdampak signifikan:
- Koridor 3 (Kalideres – Pasar Baru): Mengalami perpendekan rute hanya sampai Halte Pesakih dikarenakan genangan air yang cukup tinggi di kawasan jembatan baru.
- Koridor 8 (Lebak Bulus – Pasar Baru): Layanan dialihkan sementara melalui jalur non-busway di titik-titik tertentu untuk menghindari banjir di area Green Garden.
- Rute Non-BRT (Feeder): Banyak rute bus pengumpan yang masuk ke wilayah pemukiman terpaksa dihentikan sementara karena akses jalan yang sepenuhnya tertutup air.
Imbauan Bagi Penumpang

PT Transportasi Jakarta mengimbau agar para komuter terus memantau informasi terkini melalui media sosial resmi atau aplikasi TIJE.
Perusahaan menegaskan bahwa operasional akan kembali normal segera setelah genangan air surut dan jalur dinyatakan aman oleh petugas di lapangan. Penumpang diharapkan bersabar dan mencari alternatif transportasi lain jika rute yang dituju sedang mengalami gangguan total.
Kondisi ini kembali menjadi pengingat akan pentingnya integrasi sistem drainase kota dengan infrastruktur transportasi publik. Bagi warga yang harus tetap beraktivitas, sangat disarankan untuk berangkat lebih awal dan tetap mengutamakan keselamatan selama di perjalanan.







