Nasional

Waspada Darurat Polusi! Kualitas Udara Tangerang Selatan Sangat Tidak Sehat

Published

on

Semarang (usmnews) – Isu polusi pada berbagai wilayah penyangga ibu kota kini semakin mengkhawatirkan publik. Pada hari Selasa pagi, platform pemantau IQAir merilis data lingkungan terbaru. Hasilnya menunjukkan fakta mengejutkan mengenai kualitas udara Tangerang Selatan hari ini. Kota ini menempati peringkat pertama sebagai wilayah paling berpolusi di Indonesia. Indeks pencemaran di kawasan tersebut bahkan berhasil melampaui angka ibu kota Jakarta. Akibatnya, aktivitas luar ruangan menjadi sangat berisiko tinggi bagi kesehatan seluruh warga kota.


Selanjutnya, platform IQAir mencatatkan angka indeks pencemaran yang menembus level sangat berbahaya. Kota ini meraih skor 210 berdasarkan perhitungan standar baku mutu udara. Menurut skala internasional, angka tersebut resmi masuk ke dalam zona warna ungu. Artinya, kualitas udara Tangerang Selatan saat ini tergolong kategori sangat tidak sehat. Kondisi darurat ini tentu memicu risiko tinggi bagi kesehatan masyarakat. Di sisi lain, wilayah DKI Jakarta menyusul pada urutan kedua dengan skor 186.

Ancaman PM 2.5 di Balik Memburuknya Kualitas Udara Tangerang Selatan

Penyebab utama dari anjloknya kualitas udara tersebut adalah tingginya konsentrasi partikel halus. Partikel mematikan ini cukup populer dengan sebutan ilmiah PM 2.5. Sebagai informasi penting, polutan berbahaya ini memiliki ukuran mikroskopis yang sangat ekstrem. Diameternya berukuran kurang dari 2,5 mikrometer saat melayang bebas di udara lepas. Ukuran ini setara dengan tiga puluh kali lebih tipis daripada sehelai rambut. Akibatnya, partikel beracun ini sangat mudah menyebar luas di lingkungan sekitar permukiman kita.
Berbeda dengan debu biasa, bulu hidung manusia tidak mampu menyaring polutan mikroskopis tersebut. Ketika terhirup, partikel ini langsung masuk dan memicu peradangan pada kantung paru-paru. Lebih parahnya lagi, zat berbahaya ini mampu menembus langsung dinding pembuluh darah. Setelah menembusnya, polutan tersebut ikut mengalir deras bersama sirkulasi darah manusia. Oleh karena itu, perbaikan kualitas udara Tangerang Selatan sangat mendesak untuk segera diwujudkan. Kesimpulannya, masyarakat wajib memakai masker medis setiap kali beraktivitas di luar rumah.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Exit mobile version