Tech
Kronologi Gangguan Massal Perangkat Logitech
Semarang (usmnews) – Dikutip dari tekno.kompas.com Masalah ini mulai mencuat ketika pengguna aplikasi pendukung Logitech, seperti Logi Options+ dan Logitech G Hub, tiba-tiba mendapati aplikasi mereka tidak dapat dibuka atau terus-menerus mengalami crash. Hal ini berdampak langsung pada fungsionalitas perangkat keras; mouse dan keyboard yang biasanya memiliki pengaturan kustom (seperti tombol makro, sensitivitas DPI, dan pencahayaan RGB) kembali ke pengaturan pabrik yang standar.
Apa Itu Sertifikat Digital dan Mengapa Sangat Vital?
Bagi pengguna awam, istilah “sertifikat kedaluwarsa” mungkin terdengar sepele. Namun, dalam ekosistem keamanan siber modern (baik di Windows maupun macOS), sertifikat digital adalah “paspor” yang membuktikan bahwa sebuah perangkat lunak aman dan berasal dari sumber terpercaya.
• Verifikasi Keamanan: Sistem operasi akan menolak menjalankan aplikasi yang sertifikatnya tidak valid untuk mencegah masuknya malware.
• Komunikasi Perangkat: Tanpa sertifikat yang aktif, driver seringkali gagal melakukan sinkronisasi dengan hardware.
Ketika sertifikat milik Logitech ini habis masa berlakunya pada 8 Januari 2026, sistem operasi secara otomatis memblokir akses aplikasi tersebut karena dianggap “tidak lagi terverifikasi”.
Dampak yang Dirasakan Pengguna
Keluhan membanjiri media sosial dan forum teknis seperti Reddit. Para profesional dan pemain game (gamers) adalah kelompok yang paling terdampak. Beberapa kendala yang dilaporkan meliputi:
• Kehilangan Produktivitas: Desainer dan editor video yang sangat bergantung pada tombol pintasan (shortcuts) pada mouse Logitech MX Master mereka tiba-tiba harus bekerja secara manual karena profil kustom mereka hilang.
• Gangguan pada Gamers: Pengguna seri Logitech G mendapati sensitivitas mouse mereka berubah drastis di tengah permainan karena G Hub gagal memuat profil DPI.
• Pesan Peringatan Keamanan: Pengguna macOS menerima notifikasi sistem yang cukup mengkhawatirkan bahwa perangkat lunak Logitech dapat membahayakan komputer mereka, yang sebenarnya hanyalah reaksi otomatis sistem terhadap sertifikat yang sudah mati.
Langkah Perbaikan dan Tanggapan Logitech
Pihak Logitech mengakui adanya kendala administratif terkait pembaruan sertifikat ini dan segera merilis pernyataan maaf. Untuk mengatasi masalah ini, pengguna disarankan untuk melakukan langkah-langkah berikut:
1. Pembaruan Manual: Mengunduh versi terbaru dari aplikasi Logi Options+ atau G Hub langsung dari situs resmi Logitech, di mana perusahaan telah menyisipkan sertifikat baru yang valid.
2. Instalasi Ulang: Dalam beberapa kasus, pengguna harus menghapus instalan lama secara total sebelum memasang versi yang telah diperbaiki agar sistem operasi dapat mengenali perubahan sertifikat tersebut.
3. Sinkronisasi Cloud: Pengguna yang mencadangkan pengaturan mereka di akun Logitech dapat memulihkan profil mereka dengan mudah setelah aplikasi berhasil berjalan kembali.
Pelajaran Penting bagi Industri Teknologi
Insiden ini menjadi pengingat keras bagi perusahaan teknologi raksasa bahwa ketergantungan pada ekosistem perangkat lunak (software-dependent hardware) memiliki risiko tersendiri. Sebuah kelalaian kecil dalam manajemen sertifikat dapat melumpuhkan jutaan perangkat keras di seluruh dunia.
Bagi kita sebagai pengguna, hal ini menunjukkan betapa pentingnya tetap memiliki cadangan pengaturan atau memahami cara melakukan pembaruan manual saat sistem otomatis gagal bekerja.