Entertainment
Kolaborasi Mike Flanagan dan Scarlett Johansson Siap Hidupkan Kembali The Exorcist di 2027
Semarang (usmnews) – Dikutip dari cnnindonesia.com Para penggemar genre horor di seluruh dunia kini memiliki tanggal pasti untuk dinantikan, menyusul pengumuman resmi mengenai jadwal rilis film The Exorcist terbaru. Proyek ambisius yang akan dibintangi oleh aktris papan atas Scarlett Johansson ini dijadwalkan untuk menghantui layar lebar pada paruh pertama tahun 2027, tepatnya pada tanggal 12 Maret 2027. Kabar ini menjadi angin segar bagi kelanjutan waralaba tersebut, terutama karena kursi sutradara diduduki oleh Mike Flanagan, sineas yang telah mendapat pengakuan luas sebagai maestro horor modern lewat serial fenomenal The Haunting of Hill House.
Variety melaporkan pada Jumat (16/1) bahwa jajaran pemain film ini tidak hanya akan diisi oleh bintang besar. Jacobi Jupe, seorang aktor pendatang baru yang mulai menarik perhatian lewat perannya di Hamnet, juga dipastikan akan bergabung dalam proyek ini. Keterlibatan Flanagan dalam film ini sangatlah signifikan; ia tidak hanya bertindak sebagai sutradara, tetapi juga memegang kendali penuh sebagai penulis naskah dan produser. Meskipun detail plot masih disimpan rapat-rapat dalam kerahasiaan tingkat tinggi, bocoran awal mendeskripsikan film ini sebagai sebuah “pendekatan baru yang radikal” terhadap materi horor ikonis tersebut, menjanjikan sesuatu yang berbeda dari sekuel-sekuel sebelumnya.
Secara naratif, film garapan Flanagan ini akan mengambil latar di alam semesta yang sama dengan film orisinal tahun 1973, namun dengan ketegasan bahwa proyek ini bukanlah kelanjutan atau sekuel dari The Exorcist: Believer yang dirilis pada tahun 2023. Hal ini menandakan adanya pergeseran strategi kreatif dari Universal Pictures, yang pada tahun 2021 telah menginvestasikan dana fantastis sebesar US$400 juta untuk mengakuisisi hak cipta trilogi baru The Exorcist. Sebagai catatan, film Believer yang menghadirkan kembali Ellen Burstyn berhasil meraup US$136 juta secara global, namun tampaknya pihak studio mencari visi baru yang lebih segar melalui Flanagan.
Beban sejarah yang dipikul film ini tentu tidak ringan. Film The Exorcist pertama karya William Friedkin yang dirilis tahun 1973 adalah tonggak sejarah sinema horor. Kisah tentang seorang ibu yang menyewa dua pastor untuk menyelamatkan putrinya dari kerasukan iblis itu sukses besar baik secara kritik maupun komersial, dengan pendapatan global mencapai US$441 juta dan raihan 10 nominasi Oscar. Warisan inilah yang kini coba diterjemahkan ulang oleh Flanagan melalui perpektif barunya.
Di balik layar, proyek ini akan diproduseri oleh nama-nama besar industri horor, yaitu David Robinson dan Jason Blum, bersama Flanagan sendiri. Sementara itu, Alexandra Magistro dan Ryan Turek akan bertindak sebagai produser eksekutif. Produksi film ini merupakan hasil kolaborasi antara raksasa horor Blumhouse-Atomic Monster dan Morgan Creek Entertainment, yang bekerja sama dengan perusahaan milik Flanagan, Red Room Pictures.
Kerja sama ini sekaligus menandai reuni keempat antara Mike Flanagan dan rumah produksi Blumhouse. Sebelumnya, sinergi mereka telah melahirkan karya-karya mencekam seperti Oculus (2013), Hush (2016), dan Ouija: Origin of Evil (2016). Reputasi Flanagan sendiri sedang berada di puncaknya, terutama setelah film terbarunya, The Life of Chuck (2024), berhasil memenangkan penghargaan bergengsi People’s Choice Award di Toronto International Film Festival (TIFF), yang semakin meningkatkan ekspektasi publik terhadap sentuhannya pada The Exorcist.