Connect with us

Nasional

Kobaran Api Hanguskan Rumah Tinggal di Tebet Timur: Puluhan Unit Damkar dan Hampir Seratus Personel Dikerahkan

Published

on

Semarang ( usmnews ) – Dikutip dari Detik.com Suasana malam di kawasan permukiman padat penduduk Tebet, Jakarta Selatan, mendadak gempar pada hari Minggu, 25 Januari 2026. Sebuah insiden kebakaran hebat melanda salah satu rumah tinggal yang berlokasi di Jalan Tebet Timur IV, Kelurahan Tebet Timur. Kejadian ini memicu respons tanggap darurat berskala besar dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, mengingat lokasi kebakaran berada di area hunian yang cukup rapat.

Berdasarkan data yang dihimpun dari laporan resmi petugas pemadam kebakaran, insiden ini pertama kali dilaporkan masuk ke pusat komando pada pukul 19.58 WIB. Merespons laporan yang diterima melalui layanan darurat Jakarta Siaga 112 tersebut, pihak damkar tidak mengambil risiko. Sebanyak 22 unit mobil pemadam kebakaran segera dikerahkan ke lokasi kejadian untuk menjinakkan si jago merah agar tidak merambat ke bangunan lain di sekitarnya. Operasi pemadaman ini melibatkan kekuatan personel yang sangat signifikan, yakni sebanyak 95 orang petugas yang berjibaku melawan api dan asap tebal di lokasi kejadian.

Kronologi peristiwa bermula sekitar pukul 19.50 WIB, sesaat sebelum laporan resmi diterima petugas. Seorang warga setempat bernama Angga menjadi saksi mata awal yang menyadari adanya bahaya. Saat keluar dari rumahnya, ia melihat nyala api yang sudah mulai membesar di bagian utara rumah milik Ibu Sarimanah, tepatnya di area yang difungsikan sebagai gudang. Menyadari bahaya yang mengancam, warga sekitar segera melakukan upaya pemadaman mandiri menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) sebagai langkah pertolongan pertama sembari menunggu bantuan profesional tiba.

Ilustrasi – Liputan6.com

Objek yang terbakar adalah sebuah rumah tinggal seluas kurang lebih 200 meter persegi. Kebakaran ini berdampak langsung pada satu Kepala Keluarga (KK) yang terdiri dari empat jiwa, yang harus merelakan tempat tinggal mereka dilalap api. Meskipun kobaran api sempat mengkhawatirkan warga, kerja keras puluhan unit damkar dan puluhan personel di lapangan akhirnya membuahkan hasil. Operasi pemadaman berlangsung intensif selama hampir dua jam. Api yang mulai dilaporkan pada pukul 20.00-an tersebut akhirnya berhasil dinyatakan padam sepenuhnya sekitar pukul 21.50 WIB, setelah melalui proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang menyala kembali.

Mengenai penyebab kebakaran, pihak pemadam kebakaran Jakarta Selatan menduga kuat bahwa insiden ini dipicu oleh adanya fenomena kelistrikan, seperti korsleting atau hubungan arus pendek, yang memang kerap menjadi biang kerok kebakaran di area perumahan. Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi warga Jakarta akan pentingnya kewaspadaan terhadap instalasi listrik di rumah serta kecepatan pelaporan dalam situasi darurat guna meminimalisir kerugian materi maupun potensi korban jiwa.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *