International
Kebakaran Ruang Server Kedubes Italia Berhasil Dipadamkan Tanpa Korban Jiwa
Semarang (usmnews) – Ketenangan sore di kawasan diplomatik Menteng, Jakarta Pusat, sempat terusik oleh insiden kebakaran yang melanda Gedung Kedutaan Besar Italia pada Kamis petang, 29 Januari 2026.
Peristiwa yang terjadi di Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 45, RT 15/RW 05 ini bermula dari laporan warga yang melihat kepulan asap hitam membubung dari area gedung kedutaan sekitar pukul 16.56 WIB. Laporan tersebut segera direspons cepat oleh Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, yang langsung mengerahkan armadanya menuju lokasi kejadian.
Berdasarkan keterangan resmi dari Command Center Gulkarmat DKI Jakarta, titik api diidentifikasi berasal dari ruang server yang berada di dalam kompleks gedung kedutaan. Ruang server yang penuh dengan perangkat elektronik dan kabel memang memiliki risiko tinggi terhadap korsleting atau panas berlebih, meskipun penyebab pasti insiden ini masih dalam tahap penyelidikan mendalam oleh pihak berwenang. Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian pada pukul 17.03 WIB, hanya berselang beberapa menit setelah laporan diterima, menunjukkan respons waktu yang sangat efisien dalam situasi darurat di area vital seperti kedutaan besar.
Operasi pemadaman dimulai tepat pada pukul 17.04 WIB.
Mengingat status gedung sebagai fasilitas diplomatik asing, penanganan dilakukan dengan ekstra hati-hati namun tetap sigap. Awalnya, sebanyak 7 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan, namun jumlah tersebut kemudian ditambah hingga total mencapai 12 unit mobil pemadam. Sebanyak 84 personel pemadam kebakaran berjibaku menjinakkan si jago merah agar tidak merambat ke ruangan lain yang menyimpan dokumen penting atau ke bangunan di sekitarnya. Upaya keras para petugas akhirnya membuahkan hasil, api berhasil dikuasai dan dipadamkan sepenuhnya pada pukul 18.03 WIB, atau setelah kurang lebih satu jam penanganan intensif.
Pihak Gulkarmat DKI Jakarta memastikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini. Seluruh staf kedutaan dan personel yang berada di lokasi berhasil dievakuasi atau diamankan sesuai prosedur keselamatan. Meskipun api sempat menimbulkan kekhawatiran karena terlihatnya asap tebal, situasi dapat dikendalikan dengan baik sehingga tidak menimbulkan dampak destruktif yang lebih luas terhadap struktur gedung bersejarah tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, petugas masih melakukan pendinginan dan investigasi lanjutan untuk mengungkap kronologi detail serta pemicu utama percikan api di ruang server tersebut. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya sistem proteksi kebakaran yang mumpuni, terutama di ruang-ruang vital yang beroperasi dengan beban kelistrikan tinggi.