International
Kebakaran Hutan di Prancis Lalap 16.000 Hektare

Moskow (usmnews) – Petugas belum mampu hentikan kebakaran hutan terbesar sejak 1949 yang telah melalap 16.000 hektare. Meski petugas terus berupaya memadamkan api, hingga Kamis (7/8), kebakaran masih belum berhasil terkendalikan.
Christophe Magny, kepala dinas pemadam kebakaran dan penyelamatan setempat, melaporkan bahwa api masih menyebar dengan perimeter mencapai 90 kilometer. Ia menjelaskan bahwa vegetasi lebat dan kondisi medan yang sulit menjadi hambatan utama dalam proses pemadaman.
“Kami belum bisa mengendalikan kebakaran sampai sekarang,” ujar Magny kepada stasiun televisi BFMTV. Namun, ia berharap situasi membaik dan api dapat terpadamkan pada Kamis sore.
Pemerintah wilayah Aude di Prancis selatan, yang menjadi daerah terdampak paling parah, mengonfirmasi bahwa laju penyebaran api mulai melambat. Meski demikian, mereka menegaskan bahwa “perjuangan masih terus berlanjut.”
Badan cuaca Prancis melaporkan bahwa asap dari kebakaran tersebut terlihat hingga luar angkasa. Api cepat menyebar sejak muncul Selasa, dipicu cuaca panas, angin kencang, dan kelembapan rendah.
Pemerintah mengerahkan lebih dari 2.100 personel, termasuk damkar, militer, dan pesawat pemadam khusus untuk atasi kebakaran. Sejauh ini, satu orang tewas, dua warga dan 11 petugas luka-luka, sementara tiga orang masih dicari.







