Entertainment

Kalahkan Minat Avengers: Endgame! Zootopia 2 Siap Rajai Box Office China

Published

on

Semarang(Usmnews)– Dikutip dari cnnindonesia.com Sekuel film animasi andalan Disney, Zootopia 2, diprediksi akan mencatatkan sejarah baru dalam industri perfilman di China. Antusiasme penonton terhadap kelanjutan kisah Judy Hopps dan Nick Wilde ini tidak muncul begitu saja, melainkan berakar dari kesuksesan fenomenal film pertamanya. Sebagai pengingat, film orisinal Zootopia yang dirilis beberapa tahun lalu berhasil menjadi “kuda hitam” yang mengejutkan. Bermula dari pendapatan awal sebesar RMB 155,1 juta, film tersebut mendapatkan momentum luar biasa dari mulut ke mulut hingga menutup penayangannya dengan total pendapatan fantastis mencapai RMB 1,53 miliar. Kisah tentang seekor kelinci dari desa yang merantau ke kota metropolitan besar ini rupanya memiliki resonansi emosional yang kuat dan sangat relevan dengan kehidupan masyarakat lokal di China.‎‎

Dominasi Presale dan Mengalahkan Avengers

‎‎Tanda-tanda kesuksesan sekuel ini sudah terlihat jelas jauh sebelum filmnya resmi diputar di layar lebar. Berdasarkan laporan dari Deadline pada Selasa (25/11), angka penjualan tiket di muka (presale) untuk Zootopia 2 telah menembus angka RMB 230 juta hanya untuk lima hari periode pembukaan akhir pekan pertamanya. Angka ini menunjukkan lonjakan minat yang signifikan dibandingkan pendahulunya.‎‎

Namun, data yang paling mencengangkan datang dari platform tiket dan ulasan film terbesar di China, Maoyan. Dua hari menjelang perilisan resminya, tercatat ada 2,3 juta orang yang menyatakan minat atau keinginan mereka untuk menonton film ini (want-to-watch index). Statistik ini bukan sekadar angka biasa; jumlah tersebut secara mengejutkan melampaui antusiasme pra-rilis dari film blockbuster global terbesar, Avengers: Endgame, pada tahun 2019 silam. Hal ini mengindikasikan bahwa Zootopia 2 memiliki potensi besar untuk menyamai, atau bahkan melampaui, rekor pendapatan film pertamanya di tahun ini.‎‎

Faktor “Tahun Ular” dan Promosi Totalitas‎‎

Salah satu faktor unik yang diyakini akan menjadi pendorong utama kesuksesan Zootopia 2 di China adalah relevansi plot cerita dengan budaya setempat. Dalam sekuel ini, Judy (Ginnifer Goodwin) dan Nick (Jason Bateman)—yang kini telah bertransformasi dari musuh menjadi rekan kerja—akan menghadapi tantangan baru yang melibatkan kelompok reptil, khususnya ular. Narasi ini dianggap sangat menguntungkan karena bertepatan dengan Tahun Ular dalam kalender zodiak Tiongkok tahun ini. Kesesuaian antara elemen cerita dengan simbol tahunan ini dipercaya akan menarik lebih banyak penonton keluarga yang ingin merayakan momen tersebut.‎‎

NATURAL ENEMIES — Zootopia’s first bunny officer Judy Hopps finds herself face to face with a fast-talking, scam-artist fox in Walt Disney Animation Studios’ “Zootopia.” Featuring the voices of Ginnifer Goodwin as Judy and Jason Bateman as Nick, “Zootopia” opens in theaters on March 4, 2016. ©2016 Disney. All Rights Reserved.

Selain faktor cerita, ekosistem promosi Disney di China juga bekerja dengan sangat efektif. Kecintaan masyarakat China terhadap franchise ini terbukti dengan fakta bahwa China adalah satu-satunya negara di dunia yang memiliki area bertema khusus Zootopia di Shanghai Disneyland, yang telah beroperasi sejak 20 Desember 2023. Keberadaan wahana ini menjadi pusat promosi yang kuat, di mana Disney bahkan menggelar acara khusus untuk menyambut film ini.

‎‎Kempanye pemasaran fisik pun dilakukan secara masif dan menyeluruh. Menjelang tanggal rilisnya pada 26 November—yang berbarengan dengan jadwal tayang di Indonesia dan pasar global lainnya—kota-kota besar di China telah dipenuhi oleh materi promosi. Mulai dari patung karakter, standee, hingga instalasi tempat berfoto (photo spots) dapat ditemukan dengan mudah di berbagai lokasi strategis. Promosi ini tidak hanya terbatas di bioskop, tetapi juga merambah ke bandara internasional, pusat perbelanjaan elit, hingga kawasan wisata ikonik seperti The Bund di Shanghai. Semua elemen ini bersinergi untuk memastikan Zootopia 2 menjadi fenomena budaya pop berikutnya di Negeri Tirai Bambu.‎‎

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Exit mobile version