Uncategorized

Jejak Karier dan Kasus Hukum Michael Wishnu Wardana: Dari Akademisi Cemerlang hingga Tersangka Tragedi Terra Drone

Published

on

Dunia korporasi dan teknologi Indonesia tengah dikejutkan oleh kabar terbaru terkait tragedi kebakaran maut yang menimpa kantor Terra Drone. Pihak kepolisian secara resmi telah menetapkan Direktur Utama PT Terra Drone Indonesia, Michael Wishnu Wardana (MW), sebagai tersangka.

Penetapan status hukum ini merupakan buntut dari insiden kebakaran tragis yang menewaskan 22 karyawan di gedung perusahaan tersebut. Langkah hukum ini diambil setelah penyidik melakukan serangkaian penyelidikan mendalam untuk menuntut pertanggungjawaban atas hilangnya nyawa puluhan pekerja dalam insiden memilukan itu.

Proses penangkapan Michael Wishnu berlangsung setelah dirinya diketahui tidak memenuhi panggilan pemeriksaan yang dilayangkan oleh pihak berwajib.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, mengonfirmasi bahwa penangkapan dilakukan di sebuah unit apartemen di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, pada hari Kamis, 11 Desember 2025.

Penjemputan paksa ini menjadi titik balik yang mengubah status Michael dari seorang eksekutif puncak menjadi tahanan yang harus mempertanggungjawabkan kelalaian fatal dalam manajemen keselamatan perusahaan yang dipimpinnya.

Di balik kasus hukum yang menjeratnya, Michael Wishnu sebenarnya dikenal sebagai sosok dengan rekam jejak akademis dan profesional yang impresif. Ia merupakan alumnus Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2001 dari Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD).

Ketertarikannya yang mendalam pada dunia digital mendorongnya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi di Amerika Serikat, di mana ia berhasil meraih gelar master di bidang teknologi informasi dari salah satu universitas ternama di sana.

Latar belakang pendidikan ini yang kemudian menjadi fondasi kuat bagi kariernya di industri teknologi.Sebelum memimpin Terra Drone, Michael memulai perjalanan bisnisnya dengan mendirikan perusahaan rintisan (startup) di bidang e-commerce.

Platform yang ia bangun bertujuan menjembatani konsumen dengan produk-produk lokal berkualitas, sebuah inovasi yang sempat melambungkan namanya sebagai salah satu pengusaha muda yang visioner di tanah air.

Reputasinya yang cemerlang di sektor teknologi inilah yang kemudian membawanya bergabung dengan Terra Drone Indonesia pada tahun 2019 dan dipercaya menduduki kursi nomor satu sebagai Direktur Utama.

Sebagai informasi, Terra Drone sendiri merupakan perusahaan teknologi asal Jepang yang didirikan oleh Toru Tokushige pada Februari 2016. Perusahaan ini berfokus pada penyediaan solusi pemanfaatan drone untuk berbagai sektor industri vital, mulai dari pertanian, konstruksi, hingga pertambangan. Di bawah kepemimpinan Michael, perusahaan ini diharapkan menjadi pemain utama dalam revolusi industri 4.0 di Indonesia.

Namun, harapan tersebut kini tertutup kabut hitam akibat insiden kebakaran yang menelan banyak korban jiwa, menempatkan Michael di pusat pusaran hukum yang akan menentukan nasib karier dan kebebasannya di masa depan.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Exit mobile version