Entertainment
Janji Emosional Reza Arap Bersihkan Nama Mendiang Lula Lahfah di Tengah Duka
Semarang (usmnews) – Dikutip dari cnnindonesia.com Kabar duka menyelimuti dunia hiburan tanah air setelah selebgram Lula Lahfah dilaporkan meninggal dunia pada Jumat (23/1) malam. Kepergian mendadak ini meninggalkan luka yang sangat mendalam, terutama bagi sang kekasih, Reza Arap. Di tengah masa berkabung yang berat, Reza mengungkapkan sebuah janji emosional melalui media sosial X pada hari Minggu, di mana ia bertekad untuk membersihkan nama baik mendiang tunangannya tersebut.
Pernyataan emosional Reza ini bermula dari interaksinya dengan seorang warganet yang menyinggung nama mantan istrinya, Wendy Walters, di kolom komentar. Menanggapi hal tersebut, Reza menyiratkan bahwa selama ini ia dan Lula sering kali menahan diri untuk tidak merespons berbagai isu miring atau serangan publik demi menjaga kedamaian. Namun, dengan kepergian Lula, Reza merasa pertahanan dirinya mulai runtuh. Ia meminta maaf kepada mendiang kekasihnya jika di masa duka ini atau di masa depan, ia mungkin akan kehilangan kendali demi meluruskan pandangan publik dan memulihkan nama baik Lula yang selama ini diam-diam mereka jaga.
Reza mengungkapkan betapa hancurnya perasaannya saat ini dengan menyebut bahwa ia sudah tidak memiliki logika lagi (“I have no logic anymore”). Ia mengenang bagaimana Lula adalah sosok penenang yang selalu menahannya untuk tidak bereaksi berlebihan saat mereka masih bersama. Hubungan asmara mereka sendiri diketahui mulai terjalin pada pertengahan tahun 2025, dua tahun setelah perceraian Reza dengan Wendy Walters pada 2023. Ironisnya, Wendy Walters dan Lula Lahfah diketahui memiliki hubungan persahabatan.
Kronologi ditemukannya jenazah Lula bermula dari kecurigaan Asisten Rumah Tangga (ART) di apartemen kawasan Jakarta Selatan pada Jumat petang, sekitar pukul 18.44 WIB. Sang ART merasa khawatir karena tidak mendapat respons saat mengetuk pintu kamar majikannya. Setelah meminta bantuan petugas keamanan untuk membuka paksa pintu, Lula ditemukan dalam posisi telentang di atas tempat tidur dan sudah tidak bernyawa.
Pihak kepolisian dari Polres Metro Jakarta Selatan, melalui Kasi Humas Kompol Murodih, memastikan bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh jenazah. Di lokasi kejadian, polisi menemukan sejumlah obat-obatan dan surat keterangan rawat jalan dari Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI), yang menguatkan dugaan bahwa Lula sedang dalam kondisi sakit sebelum meninggal dunia. Jenazah Lula Lahfah kemudian dimakamkan pada hari Sabtu (24/1) di Taman Pemakaman Umum (TPU) Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur, diiringi isak tangis keluarga dan kerabat terdekat.