Nasional

Guncangan Gempa Bermagnitudo 4,0 Melanda Kawasan Anyer, Banten: Analisis dan Laporan BMKG

Published

on

Semarang (usmnews) – Dikutip dari Detik.com Masyarakat di wilayah pesisir Banten, khususnya di sekitar Anyer, dikejutkan oleh aktivitas seismik pada dini hari. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa telah terjadi peristiwa gempa bumi tektonik dengan kekuatan Magnitudo (M) 4,0 yang berpusat di wilayah Anyer, Kabupaten Serang, Banten. Insiden alam ini menambah daftar aktivitas seismik di zona aktif Selat Sunda yang memang dikenal memiliki potensi kegempaan yang cukup tinggi.

Berdasarkan data resmi yang dirilis oleh BMKG melalui kanal informasi cepatnya, gempa tersebut tercatat terjadi pada pukul 01.32 WIB. Koordinat pusat gempa atau episenter terletak pada titik 6,06 Lintang Selatan (LS) dan 105,88 Bujur Timur (BT). Secara geografis, lokasi pusat getaran ini berada di darat, tepatnya berjarak sekitar 7 kilometer ke arah barat laut dari pusat wilayah Anyer, Banten. Gempa ini dikategorikan sebagai gempa bumi dangkal karena hiposenter atau kedalamannya hanya berada di angka 10 kilometer di bawah permukaan bumi.

ilustrasi dari Detik.com

Kedalaman yang sangat dangkal tersebut menyebabkan energi gempa terasa cukup signifikan di permukaan, meskipun magnitudonya tidak terlalu besar. Berdasarkan laporan skala intensitas yang dihimpun dari laporan masyarakat dan alat sensor, getaran gempa dirasakan di beberapa titik di sekitar lokasi pusat gempa. Skala intensitas yang tercatat adalah II-III MMI (Modified Mercalli Intensity).

Catatan Skala Intensitas:

Skala II MMI: Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung mulai bergoyang.

Skala III MMI: Getaran dirasakan nyata di dalam rumah, terasa seakan-akan ada truk besar yang sedang melintas di dekat bangunan.

Hingga saat artikel ini dirilis, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan infrastruktur bangunan maupun korban jiwa akibat guncangan tersebut. Namun, peristiwa ini sempat menimbulkan kekhawatiran bagi warga setempat yang sedang beristirahat, mengingat wilayah Anyer merupakan daerah tujuan wisata dan permukiman padat penduduk.

Pihak BMKG mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu atau berita bohong (hoaks) yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya terkait potensi gempa susulan yang lebih besar atau ancaman tsunami. Mengingat magnitudo gempa yang berada di angka 4,0 dan lokasinya, gempa ini dinyatakan tidak berpotensi memicu gelombang tsunami.

Masyarakat disarankan untuk selalu memperbarui informasi melalui aplikasi resmi BMKG atau kanal media sosial terverifikasi. Selain itu, warga diimbau untuk memastikan bangunan tempat tinggal mereka cukup kokoh dan memahami langkah-langkah evakuasi mandiri apabila terjadi guncangan susulan di kemudian hari. Kewaspadaan di wilayah pesisir Banten memang perlu ditingkatkan secara berkelanjutan mengingat karakteristik geologis wilayah tersebut yang berdekatan dengan pertemuan lempeng tektonik.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Exit mobile version