Sports
Guncang Istora Senayan! Daihatsu Indonesia Masters 2026 Resmi Dimulai dengan Target Juara dan Konsep “Sportainment”

Semarang (usmnews) – Dikutip dari sindonews.com Atmosfer magis Istora Senayan, Jakarta, siap kembali bergemuruh mulai hari ini. Turnamen bulu tangkis bergengsi Daihatsu Indonesia Masters 2026 secara resmi digulirkan mulai tanggal 20 hingga 25 Januari 2026. Sebagai bagian dari rangkaian prestisius HSBC BWF World Tour Super 500, ajang ini tidak hanya menawarkan poin peringkat dunia yang krusial, tetapi juga memperebutkan total hadiah yang fantastis senilai 500 ribu Dolar AS atau setara dengan Rp8 Miliar.
Kesiapan Total dan Konsep Pesta Rakyat
Achmad Budiharto, selaku Ketua Panitia Pelaksana Daihatsu Indonesia Masters 2026, dalam konferensi pers yang digelar Senin (19/1), menegaskan bahwa persiapan turnamen telah mencapai tahap final dan sempurna. Panitia tidak hanya berfokus pada kesiapan teknis di arena pertandingan, tetapi juga detail operasional dan fasilitas pendukung bagi para atlet.
Lebih jauh, Budiharto menyoroti visi penyelenggaraan tahun ini yang mengusung konsep “Sportainment” (gabungan olahraga dan hiburan). Panitia berambisi menjadikan Indonesia Masters 2026 lebih dari sekadar kompetisi olahraga; mereka ingin menyulapnya menjadi sebuah “Pesta Rakyat”. Penonton yang hadir di Istora tidak hanya akan disuguhkan ketegangan reli-reli panjang di lapangan, tetapi juga berbagai aktivitas hiburan di luar arena yang dirancang untuk memberikan pengalaman menonton yang berbeda dan berkesan. Tujuannya jelas: membangkitkan kembali kebanggaan nasional dan kecintaan masyarakat terhadap bulu tangkis, olahraga yang konsisten mengharumkan nama bangsa di kancah global.

Target Tinggi PBSI: Memburu Dua Gelar Juara
Dari sisi prestasi, Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) menatap turnamen kandang ini dengan optimisme tinggi. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI, Eng Hian, mengungkapkan bahwa persiapan skuad Merah Putih telah dilakukan melalui program yang terintegrasi dan bertahap di setiap sektornya.
Secara objektif, PBSI mematok target dua medali emas dalam ajang ini. Eng Hian menyebutkan bahwa sektor Ganda Putra masih menjadi tumpuan utama dan memiliki peluang terbesar untuk naik podium tertinggi, mengingat kedalaman skuad, performa terkini, dan stabilitas pasangan yang dimiliki Indonesia. Skuad tuan rumah bertekad untuk tidak membiarkan piala melayang ke tangan negara lain di rumah sendiri.
Panggung Bintang Dunia dan Regenerasi Atlet
Persaingan di Istora dipastikan akan berjalan sengit dengan hadirnya 274 pebulu tangkis dari 21 negara. Pemain-pemain top dunia seperti Chen Yu Fei dari China dan pasangan ganda putra tangguh Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, dipastikan turun gunung.
Untuk menghadapi gempuran lawan, Indonesia menurunkan kekuatan penuh yang merupakan kombinasi antara pemain senior berpengalaman dan bintang muda yang sedang bersinar. Nama-nama besar seperti Jonatan Christie, Putri Kusuma Wardani, serta pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri siap menjadi ujung tombak.

Menariknya, turnamen ini juga menjadi panggung pembuktian bagi generasi penerus bulu tangkis Indonesia. Pemain muda berbakat seperti Alwi Farhan, Moh Zaki Ubaidillah, serta ganda campuran Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu siap unjuk gigi dan mencuri perhatian publik Istora.
Akses Menonton
Bagi pecinta bulu tangkis yang tidak dapat hadir langsung ke Istora, euforia pertandingan tetap dapat dirasakan melalui berbagai platform. Rangkaian pertandingan akan disiarkan secara langsung mulai Selasa, 20 Januari, melalui kanal YouTube PBSI, laman web Djarum Badminton, serta siaran televisi nasional di bawah naungan MNC Group (RCTI dan iNews).
Dengan segala persiapan matang dan deretan bintang yang hadir, Daihatsu Indonesia Masters 2026 menjanjikan tontonan kelas dunia yang sayang untuk dilewatkan.







