Entertainment

Grup Fiksi HUNTR/X Tembus Nominasi BRIT Awards 2026 Bersama Taylor Swift dan Bruno Mars

Published

on

Semarang (usmnews) – Dikutip dari cnnindonesia.com British Phonographic Industry (BPI) secara resmi telah merilis daftar lengkap nominasi untuk BRIT Awards 2026. Sebagai ajang penghargaan musik paling prestisius dan dihormati di Inggris Raya, pengumuman ini selalu dinantikan oleh industri musik global. Tahun ini, daftar nominasi menghadirkan perpaduan menarik antara legenda musik yang kembali bersinar, pendatang baru yang eksplosif, serta sebuah fenomena unik yang mengaburkan batas antara fiksi dan realitas.

•‎Sorotan Utama: Fenomena HUNTR/X Salah satu kejutan terbesar dalam pengumuman tahun ini adalah masuknya HUNTR/X, sebuah girl group fiksi yang berasal dari film animasi populer KPop Demon Hunters. Grup yang beranggotakan Ejae, Audrey Nuna, dan Rei Ami ini berhasil menembus pasar musik mainstream dan mendapatkan pengakuan dari kritikus Inggris. HUNTR/X sukses mengamankan dua nominasi bergengsi di kategori internasional.

‎Pada kategori International Group of the Year, HUNTR/X akan menghadapi persaingan yang sangat ketat. Mereka harus bersaing dengan nama-nama besar yang telah mapan di industri, yaitu band rock psikedelik Tame Impala, trio saudari Haim, serta grup rock energik Turnstile dan Geese.

‎Sementara itu, di kategori International Song of the Year, lagu hit mereka yang berjudul “Golden” akan bertarung di medan yang dipenuhi oleh megabintang global. Kategori ini bisa dibilang sebagai “grup neraka” tahun ini karena berisi deretan lagu yang merajai tangga lagu dunia. Pesaing mereka meliputi kolaborasi fenomenal Lady Gaga & Bruno Mars dengan “Die With A Smile”, serta fenomena pop Chappell Roan dengan “Pink Pony Club”. Tidak hanya itu, Bruno Mars juga menjadi pesaing ganda bagi HUNTR/X, karena ia turut dinominasikan lewat kolaborasinya bersama Rosé dalam lagu viral “APT.”. Nama besar lain seperti Taylor Swift dengan “The Fate of Ophelia” dan Sabrina Carpenter lewat “Manchild” juga turut memperketat persaingan.

‎•Persaingan Domestik: Artist & Album of the Year Di kancah musik domestik Inggris, persaingan tidak kalah sengit. Kategori Artist of the Year dipenuhi oleh talenta terbaik Inggris saat ini. Dave, Little Simz, Sam Fender, dan PinkPantheress kembali masuk dalam radar penghargaan, bersaing dengan Fred again.., JADE, serta Lily Allen yang melakukan comeback gemilang.

‎Untuk penghargaan paling bergengsi, Album of the Year, narasi berpusat pada karya-karya yang dianggap mendefinisikan tahun 2026. Dave dengan album The Boy Who Played The Harp akan bersaing langsung dengan Sam Fender lewat People Watching. Selain itu, band rock Wolf Alice kembali menunjukkan taringnya lewat album The Clearing, bersanding dengan Olivia Dean (The Art of Loving) dan Lily Allen (West End Girl).

‎Kategori Genre dan Talenta Baru BRIT Awards 2026 juga memberikan sorotan luas pada berbagai genre. Kategori Best Alternative/Rock Act mempertemukan kembali rivalitas sehat antara Wolf Alice, Wet Leg, dan Sam Fender. Di ranah Pop, persaingan mengerucut pada Jade, Raye, dan Olivia Dean. Sementara itu, kancah Hip-hop/Rap/Grime didominasi oleh Central Cee, Dave, dan Little Simz.

‎Ajang ini juga menjadi panggung bagi para bintang masa depan. Kategori Breakthrough Artist menyoroti nama-nama seperti Barry Can’t Swim dan Lola Young—yang secara impresif mendapatkan nominasi di berbagai kategori tahun ini. Sementara itu, penghargaan Critics’ Choice telah dipastikan jatuh ke tangan Jacob Alon, yang berhasil mengungguli Rose Gray dan Sienna Spiro.

‎Secara keseluruhan, BRIT Awards 2026 menjanjikan malam penganugerahan yang penuh warna, merayakan keberagaman musik dari pop eksperimental, rock alternatif, hingga fenomena virtual yang membuktikan bahwa musik tidak mengenal batas medium.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Exit mobile version