Connect with us

Tech

Gebrakan Baru Segmen Bebek Trail: Yamaha PG-1 2026 Resmi Mengaspal dengan Harga Kompetitif

Published

on

Semarang (usmnews) – Dikutip dari detik.com Persaingan di segmen sepeda motor bebek bergaya petualang (adventure cub) di Indonesia kembali memanas di awal tahun 2026 ini. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) secara resmi meluncurkan penantang terbarunya, Yamaha PG-1 edisi 2026, yang sudah lama dinanti-nantikan oleh para pecinta roda dua tanah air. Peluncuran ini menjadi sorotan utama karena strategi harga yang diterapkan Yamaha sangat agresif. Berdasarkan informasi terbaru, motor ini dibanderol di kisaran harga Rp 29 jutaan, sebuah angka yang dinilai sangat “mematikan” bagi para kompetitor di kelasnya. Desain Retro yang Tangguh dan Fungsional, ecara visual, Yamaha PG-1 2026 menawarkan estetika yang menggabungkan nuansa nostalgia dengan fungsionalitas modern.

Motor ini mengusung konsep scrambler underbone yang kental. Ciri khas utamanya terlihat pada penggunaan lampu depan bulat (round headlight) yang memberikan kesan klasik, dipadukan dengan setang telanjang (naked handlebar) yang tinggi dan lebar untuk memberikan posisi berkendara yang tegak serta rileks. Bagian kaki-kaki dirancang untuk siap melahap berbagai medan. Yamaha menyematkan ban dual-purpose dengan pola kembangan kotak-kotak (block pattern) yang membalut velg jari-jari (spoke wheel). Desain ini tidak hanya mendongkrak penampilan menjadi lebih maskulin, tetapi juga memastikan traksi yang optimal saat motor diajak melewati jalanan tanah ringan atau berkerikil. Selain itu, suspensi depan model teleskopik yang panjang dilengkapi dengan cover karet (boot), menambah kesan motor penjelajah sejati.

Spesifikasi Mesin dan Performa :Di balik tampilan garangnya, Yamaha PG-1 2026 dibekali dengan mesin yang terbukti tangguh dan irit. Motor ini menggendong mesin silinder tunggal berkapasitas sekitar 115cc, berpendingin udara. Mesin ini memiliki karakteristik stroke yang panjang, yang dirancang untuk menghasilkan torsi melimpah di putaran bawah hingga menengah. Karakter mesin seperti ini sangat ideal untuk kebutuhan stop-and-go di perkotaan maupun saat menanjak di jalur pegunungan ringan. Sistem transmisinya menggunakan 4-percepatan semi-otomatis khas motor bebek, yang dikenal praktis dan mudah perawatannya. Poin paling menarik dari peluncuran ini adalah penempatan harganya.

Selama ini, pasar bebek trail premium di Indonesia didominasi oleh Honda CT125 Hunter Cub yang harganya sudah melambung tinggi (seringkali di atas Rp 80 juta). Kehadiran Yamaha PG-1 dengan harga di kisaran Rp 29 jutaan jelas mengubah peta persaingan secara drastis. Dengan harga tersebut, Yamaha PG-1 tidak lagi diposisikan sebagai “barang hobi mahal” yang hanya bisa dijangkau segelintir orang, melainkan menjadi motor hobi yang terjangkau (attainable hobby bike) bagi pasar massal. Langkah ini diprediksi akan menarik minat konsumen muda yang menginginkan motor harian dengan gaya unik (lifestyle), serta para penggemar motocamping yang membutuhkan kendaraan tangguh tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *