Tech

Gebrakan Baru Hyundai: MPV Staria Bertransformasi Menjadi Mobil Listrik Mewah dengan Daya Jelajah 400 Km

Published

on

Semarang (usmnews) – Dikutip Merdeka.com Hyundai Motor Company secara resmi memperluas jajaran kendaraan ramah lingkungannya dengan memperkenalkan varian terbaru dari MPV bongsor mereka, yaitu Hyundai Staria versi listrik (EV). Langkah ini menandai pergeseran signifikan bagi Staria yang pertama kali menyapa dunia pada tahun 2021 dengan mesin diesel, dan kini berevolusi menjadi kendaraan tanpa emisi. Kehadiran model ini menjadikannya mobil listrik dengan dimensi terbesar yang pernah diproduksi oleh pabrikan otomotif asal Korea Selatan tersebut.

Penampilan perdana Hyundai Staria bertenaga baterai ini dilakukan dalam ajang pameran otomotif bergengsi di Brussels pada Januari 2025. Mobil ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan pasar Eropa yang semakin ketat terhadap standar emisi. Secara fisik, Staria listrik mempertahankan postur gagahnya dengan panjang mencapai 5.255 mm, tinggi 1.990 mm, serta jarak sumbu roda sebesar 2.375 mm. Dimensi yang luas ini memungkinkan Hyundai menawarkan konfigurasi interior yang fleksibel, yakni opsi tujuh atau sembilan kursi, yang sangat ideal bagi keluarga besar, layanan antar-jemput eksekutif, hingga individu dengan mobilitas tinggi.

Dari sektor performa, Hyundai membekali Staria EV dengan baterai lithium-ion berkapasitas 84 kWh. Baterai ini mampu menyokong motor listrik berkekuatan 216 bhp yang dipasang pada poros roda depan, memberikan jangkauan maksimal hingga 400 km dalam sekali pengisian daya penuh. Selain efisiensi, mobil ini juga mampu dipacu hingga kecepatan tertinggi 183 km/jam. Salah satu keunggulan teknis yang paling menonjol adalah penggunaan sistem kelistrikan 800V. Teknologi ini memungkinkan proses pengisian daya ultra-cepat, di mana baterai dapat terisi dari 10 persen hingga 80 persen hanya dalam waktu sekitar 20 menit dengan kecepatan pengisian rata-rata 180 kW.

Beralih ke sisi estetika dan kenyamanan, Staria listrik tetap mengusung bahasa desain futuristik dengan pintu geser ganda, lampu depan berbentuk melingkar yang khas, serta kaca samping yang lebar untuk memberikan visibilitas maksimal. Interiornya dirancang menyerupai ruang tamu berjalan, lengkap dengan lantai yang rata dan atap yang tinggi. Panel instrumen modern dilengkapi layar 12,3 inci yang memudahkan kendali pengemudi. Kenyamanan penumpang di baris tengah pun menjadi prioritas dengan adanya sandaran kaki (ottoman) yang menambah kesan mewah.

Hyundai berencana memulai produksi massal model ini pada pertengahan tahun 2026. Selain menyasar Benua Biru sebagai pasar utama, perusahaan juga melirik Australia dan Thailand sebagai destinasi pemasaran selanjutnya. Dengan target penjualan tahunan antara 15.000 hingga 20.000 unit, Hyundai Staria EV siap bersaing ketat dengan kompetitor sekelasnya seperti Volkswagen ID. Buzz dan Mercedes-Benz eVito di pasar global.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Exit mobile version