Tech

Era Baru Baterai Cair Padat, Pabrik Raksasa Hylic Resmi Beroperasi dengan Kapasitas Produksi Massal 10 GWh

Published

on

Semarang (usmnews) – Dikutip dari Sindonews.com Industri penyimpanan energi global kembali mencatat sejarah baru pada kuartal keempat tahun 2025. Hylic, atau yang dikenal secara resmi di Tiongkok sebagai Heyuan Lithium Innovation, telah resmi mengoperasikan pabrik pertamanya yang didedikasikan khusus untuk produksi massal baterai cair padat (liquid-solid state battery). Fasilitas produksi canggih ini berlokasi strategis di provinsi Jiangsu, China, menandai langkah besar perusahaan dalam mendominasi pasar energi masa depan.

​Profil Perusahaan dan Terminologi Baru

​Hylic merupakan pemain yang relatif baru namun agresif di industri ini. Didirikan pada Januari 2023 dan berkantor pusat di Suzhou, perusahaan ini memfokuskan diri pada riset, pengembangan, serta penjualan baterai lithium-ion solid-state. Produk mereka dirancang untuk beragam kebutuhan, mulai dari penyimpanan energi skala besar, aplikasi daya kendaraan, hingga peralatan rumah tangga.

​Menariknya, terdapat penyesuaian terminologi yang penting untuk dicatat. Regulator di Tiongkok telah menstandarisasi penamaan “baterai semi-padat” (semi-solid state) menjadi “baterai cair-padat” (liquid-solid state). Langkah ini diambil untuk menjaga transparansi pasar, menghindari kebingungan konsumen, serta mencegah spekulasi berlebihan mengenai teknologi yang sedang berkembang pesat ini.

​Investasi Jumbo dalam Tiga Fase Pembangunan

​Proyek ambisius ini dimulai setelah penandatanganan kontrak dengan pemerintah daerah pada 27 Desember 2023. Dengan total investasi mencapai 5 miliar yuan (sekitar Rp 10 triliun lebih), pabrik ini menempati lahan seluas 65,3 hektar. Hylic merancang pembangunan fasilitas ini dalam tiga fase strategis untuk mencapai total kapasitas produksi sebesar 10 GWh:

  1. Fase Pertama: Telah menelan investasi sebesar 500 juta yuan di atas lahan seluas 20,84 hektar. Fokus utamanya adalah membangun jalur produksi awal dengan kapasitas 1 GWh.
  2. Fase Kedua: Merupakan ekspansi di area lahan fase pertama dengan tambahan investasi sebesar 1 miliar yuan. Fase ini bertujuan meningkatkan kapasitas produksi sebesar 2 GWh.
  3. Fase Ketiga: Tahap terbesar yang menempati lahan seluas 44,9 hektar dengan investasi fantastis mencapai 3,5 miliar yuan (setara 501,6 juta USD). Fase pamungkas ini akan menyumbang kapasitas terbesar, yakni 7 GWh.

​Terobosan Teknologi “Baterai Enam dalam Satu”

​Dalam upacara peresmian operasionalnya, Hylic memperkenalkan inovasi andalan mereka yang disebut “Baterai Enam dalam Satu” (Six in One Battery). Teknologi ini dirancang untuk menyeimbangkan enam aspek krusial baterai: kepadatan energi, keamanan tingkat tinggi, kapasitas, tingkat pengosongan (discharge rate), masa pakai siklus, dan efisiensi biaya.

​Produk yang dihasilkan dari pabrik ini menargetkan segmen pasar yang spesifik dengan spesifikasi yang mengesankan:

  • Mobilitas Kecil (Skuter & Sepeda Listrik): Hylic memproduksi baterai cerdas yang ringan dengan kepadatan energi 250–300 Wh/kg. Keunggulannya terletak pada keamanannya; baterai ini telah lolos uji penetrasi paku 5 mm dengan tingkat keberhasilan 100% dan mampu bertahan hingga lebih dari 1.500 siklus pengisian.
  • Penerbangan Rendah (EVTOL/Drone): Untuk kendaraan udara listrik, baterai Hylic mendukung pelepasan daya sesaat yang ekstrem hingga 15C dan tahan terhadap suhu ekstrem mulai dari -20℃ hingga 55℃. Kepadatan energinya berkisar antara 280 hingga 360 Wh/kg.
  • Kendaraan Listrik (Mobil): Baterai kelas otomotif yang diproduksi memiliki kepadatan energi hingga 360 Wh/kg dengan masa pakai mencapai 1.000 siklus, menawarkan jarak tempuh yang lebih jauh dan daya tahan yang lebih lama bagi mobil listrik masa depan.

​Kehadiran pabrik ini menegaskan posisi Hylic sebagai inovator utama dalam transisi dari baterai cair konvensional menuju teknologi solid-state yang lebih aman dan efisien.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Exit mobile version