USM News
Eksplorasi Dunia Broadcasting: Siswa SMK Islamiyah Sapugarut Asah Kompetensi Profesional di Studio USM TV

Semarang (usmnews) – dikutip dari Detik.com Dalam upaya menjembatani kesenjangan antara teori yang dipelajari di bangku sekolah dengan praktik nyata di dunia industri, rombongan siswa dari SMK Islamiyah Sapugarut, Kabupaten Pekalongan, melakukan kunjungan edukatif yang strategis ke Universitas Semarang (USM). Fokus utama dari agenda ini adalah mendalami teknik penyiaran (broadcasting) secara langsung di jantung produksi konten kreatif kampus tersebut, yakni Studio USM TV. Kegiatan ini bukan sekadar wisata sekolah, melainkan sebuah langkah konkret untuk meningkatkan hardskill siswa dalam menghadapi tuntutan industri media yang semakin kompetitif.
Kedatangan para siswa disambut dengan antusiasme tinggi untuk mempelajari ekosistem kerja televisi modern. Studio USM TV, yang dikenal memiliki fasilitas lengkap layaknya stasiun televisi profesional, menjadi laboratorium nyata bagi para siswa ini. Di sana, mereka tidak hanya menjadi penonton pasif. Para siswa diajak untuk melihat, menyentuh, dan memahami fungsi dari berbagai peralatan canggih yang mungkin belum tersedia secara lengkap di sekolah mereka. Mulai dari kamera studio berstandar industri, sistem tata cahaya (lighting) yang kompleks, hingga perangkat audio visual yang terintegrasi di ruang kendali utama atau Master Control Room (MCR).
Selama sesi pembelajaran berlangsung, para instruktur dan praktisi dari USM TV memberikan pemaparan mendetail mengenai alur kerja produksi siaran. Materi yang diberikan mencakup tiga tahapan krusial dalam dunia penyiaran: pra-produksi, produksi, hingga pasca-produksi. Siswa mendapatkan wawasan mengenai bagaimana sebuah naskah berita disusun, bagaimana seorang program director memberikan aba-aba (cue), hingga bagaimana seorang switcherman mengatur perpindahan gambar agar tayangan terlihat dinamis dan menarik bagi pemirsa.

Pengalaman visual dan taktil ini sangat penting untuk membangun mentalitas kerja yang profesional bagi siswa vokasi.
Arya Susanto, selaku guru pendamping dari SMK Islamiyah Sapugarut, menekankan bahwa kegiatan seperti ini memiliki nilai strategis yang sangat tinggi. Ia berharap kunjungan ini tidak berhenti pada sekadar observasi semata, melainkan mampu memantik semangat siswa untuk lebih serius menggeluti bidang penyiaran. Lebih jauh lagi, pihak sekolah menargetkan adanya peningkatan wawasan dan keterampilan teknis siswa setelah melihat langsung standar operasional prosedur (SOP) yang diterapkan di USM TV. Arya juga mengisyaratkan keinginan kuat sekolah untuk menjalin kerja sama yang lebih formal dan berkelanjutan dengan pihak universitas di masa depan, guna memastikan kurikulum sekolah tetap relevan dengan perkembangan zaman.
Kunjungan ini diakhiri dengan harapan besar bahwa pengalaman berada di lingkungan studio profesional akan membuka cakrawala berpikir para siswa.
Bagi siswa SMK yang dipersiapkan untuk siap kerja, memahami tekanan, kecepatan, dan ketepatan yang dibutuhkan dalam sebuah produksi siaran langsung adalah bekal yang tak ternilai. Dengan demikian, lulusan SMK Islamiyah Sapugarut kelak tidak hanya membawa ijazah, tetapi juga membawa pemahaman kontekstual yang kuat tentang bagaimana industri media yang sesungguhnya beroperasi.







